Kakak Beradik Bunuh Saudara Kandung Lalu Dikuburkan di Kebun Kopi

Era Neizma Wedya, iNews · Sabtu 06 Juni 2020 23:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 06 610 2225660 kakak-beradik-bunuh-saudara-kandung-lalu-dikuburkan-di-kebun-kopi-qCZwdD3vji.jpg Foto: Shutterstock

OKUS - Dua kakak beradik di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan tidak menyangka akan merasakan hotel prodeo Mapolres OKUS setelah menghabisi nyawa seorang saudara kandung mereka dan menguburnya di semak sekitaran kebun kopi di Talang Pematang Kaleng, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Sindang Danau, Kabupaten OKU Selatan.

Kapolres OKU Selatan, AKBP Zulkarnain Harahap, melalui Kasatreskrim, AKP Kurniawi membenarkan kejadian tersebut. Kejadian itu berawal dari kedua tersangka TR (33) dan IR (26) mendapat cerita dari ibunya usai dimarahi korban.

Kedua tersangka mendengarkan hal itu langsung mendatangi korban dengan tujuan akan membawa korban untuk melakukan pengobatan. Karena menurut keterangan dari keluarga korban memiliki keterbelakangan mental.

“Kedua tersangka niat awalnya tidak berniat membunuh, karena korban IS (31) ada keterbelakangan mental, dan dilaporkan orangtuanya kerap mengganggu dan kambuh,” ujar Kurniawi, saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2020).

Namun di tengah perjalanan, ketiganya terlibat perkelahian antara korban dan kedua saudara kandungnya. Bermula saat korban IS tiba-tiba mencekik salah seorang saudaranya TR sembari memegang sebilah pisau.

Adik korban IR yang melihat kakaknya terancam, lantas memukul dengan sebuah kayu batang kopi yang ada di sekitaran lokasi.

Berlanjut, korban tersungkur setelah dipukul oleh saudaranya menggunakan batang kopi, korban yang memiliki sajam kembali menyerang dengan senjata tajam. Namun, TR yang nyawanya terancam berhasil merebutnya pisau dan spontan menghunuskanya hingga korban tewas di TKP.

Panik mengetahui saudaranya yang malang sudah tidak bernyawa, keduanya melakukan penggalian dan mengubur korban IS (31) di sekitaran kebun kopi yang tidak jauh dari lokasi agar tidak diketahui orang lain.

"Karena takut ketahuan, akhirnya keduanya menggali lubang dan mengubur korban,"ungkap Kurniawi.

Kini kedua tersangka TR dan IR telah diamankan Mapolsek Pulau Beringin dan ditangani oleh sat reskrim Polres OKU Selatan untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut, dengan ancaman pidana paling lama 12 tahun penjara.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini