Sementara tiga sumber mengatakan beberapa pejabat masih mendesak untuk dilakukannya pembatalan haji tahun ini, yang diharapkan dimulai pada akhir Juli.
Kantor media pemerintah dan juru bicara kementerian haji dan umrah tidak menanggapi permintaan komentar.
Membatasi atau membatalkan haji akan semakin menekan keuangan pemerintah yang terkena kejatuhan harga minyak dan pandemi. Analis memprediksi kontraksi ekonomi yang parah tahun ini.
Kerajaan menghentikan penerbangan penumpang internasional pada Maret, dan pada jumat pekan lalu (5/6/2020) memberlakukan kembali jam malam di Jeddah, di mana penerbangan haji mendarat, setelah lonjakan infeksi di kota.
Pada 2019, sekira 19 juta peziarah menghadiri umrah sementara haji menarik 2,6 juta. Sebuah rencana reformasi ekonomi Putra Mahkota Mohammed bin Salman bertujuan untuk meningkatkan kapasitas umrah dan haji menjadi 30 juta peziarah setiap tahun dan menghasilkan 50 miliar riyal (sekira Rp187 triliun) pendapatan pada tahun 2030.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.