Merasa Terintimidasi, Kepsek SMK di Garut Bawa Senpi ke Acara Diskusi

CDB Yudistira, Okezone · Rabu 10 Juni 2020 12:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 10 525 2227470 merasa-terintimidasi-kepsek-smk-di-garut-bawa-senpi-ke-acara-diskusi-ia4Pmzb308.jpg Ilustrasi

BANDUNG - Kepala SMKN 1 Garut kedapatan membawa senpi dalam sebuah diskusi soal lahan. Aksinya kemudian viral di media sosial

Polisi pun telah memeriksa Dadang. Dari hasil pemeriksaan terhadap Dadang, diketahui senjata yang dibawanya, memiliki izin resmi.

"Secara legalitas kepemilikan senjata semuanya legal. ‎Senjata itu berpeluru karet, jenis Barreta," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol S. Erlangga, Rabu (10/6/2020).

Erlangga mengatakan, dengan kedapatannya Dadang membawa senjata, hal itu tidak melanggar aturan. Pasalnya, senjatanya yang dibawanya memiliki izin resmi dengan kata lain, legal.

"Kalau dia berizin, enggak‎ (menyalahi aturan)," katanya.

Kepada polisi, lanjut Erlangga, mengatakan, Dadang terpaksa membawa senjata miliknya itu, karena merasa terintimidasi, soal penggunaan lahan dengan seorang Kadin‎ di Kabupaten Garut.

"Karena menurutnya dari pihak Kadin, membawa massa dari kelompok ormas, untuk penggunaan lahan yang sebelumnya digunakan olehnya (Dadang). Tapi tidak ada yah menodongkan senjata," kata dia.

Saat ini Dadang masih diperiksa polisi, soal viral videonya yang beredar saat dirinya membawa senjata api. ‎Dadang berstatus sebagai saksi dalam kejadian tersebut.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini