Tak Sanggup Bayar, Jepang Umumkan Penangguhan Penggunaan Sistem Pertahanan Rudal AS

Agregasi VOA, · Rabu 17 Juni 2020 11:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 17 18 2231463 tak-sanggup-bayar-jepang-umumkan-penangguhan-penggunaan-sistem-pertahanan-rudal-as-052RQTB6Q7.jpg Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. (Foto: Reuters)

TOKYO – Perdana Menteri Shinzo Abe pada Selasa (16/6/2020) mengatakan bahwa Jepang "tidak sanggup membayar" sistem pertahanan rudal Amerika yang mahal dan mendukung penundaan program kontroversial tersebut.

Sehari sebelumnya, Menteri Pertahanan Jepang Taro Kono secara mendadak mengumumkan bahwa penerapan sistem pertahanan rudal Aegis Ashore itu akan ditangguhkan dengan alasan kendala biaya dan waktu.

Komentar Abe menyiratkan sistem, yang mengharuskan Jepang membayar sekira USD4,2 miliar dalam 30 tahun itu, akan dibatalkan, demikian diwartakan VOA pada Rabu (17/6/2020).

Pemerintah semula menjamin rudal pencegat tidak akan jatuh di daerah permukiman dekat lokasi sistem itu. Tetapi Kono mengatakan, demi menepati janji itu kementeriannya harus memperbarui perangkat keras sistem yang mahal dan memakan waktu. Ia mengatakan, pemerintah berkomitmen untuk mempertimbangkan alternatif.

Persetujuan pembelian radar Aegis Ashore pada 2017 dinilai sebagai bagian upaya Jepang meningkatkan kemampuan pertahanannya setelah peluncuran rudal Korea Utara, dan sebagai cara membina hubungan yang lebih erat dengan Amerika.

Presiden Amerika Donald Trump mendesak sekutu agar membeli lebih banyak produk Amerika termasuk peralatan militer.

Militer Jepang telah lama dibatasi untuk membela diri dan negara itu sangat bergantung pada Amerika berdasar aliansi keamanan bilateral.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini