Penyerangan di rumah tersebut tidak menimbulkan korban jiwa karena anggota keluarga yang berada di dalam rumah berhasil melarikan diri ke lantai atas lalu menyeberang ke rumah sebelahnya untuk bersembunyi.
Setelah melakukan mengacak-acak rumah Nus Kei, pelaku melarikan diri keluar dari klaster perumahan. Namun pada saat itu, pintu gerbang klaster ditutup dan dijaga oleh satpam.
Para pelaku kemudian menabrak gerbang yang mengakibatkan seorang satpam tertabrak, serta membuang tembakan sebanyak kurang lebih 7 kali serta mengenai pengemudi ojek online. Keduanya kini sudah berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, berdasarkan keterangan dari Nus Kei kejadian tersebut berawal dari konflik pribadi antara Nus Kei dan John Kei. Keduanya sempat berkomunikasi pada Jumat 19 Juni melalui pesan teks dengan kalimat saling menantang. Rivalitas itu lah yang memicu serentetan aksi pengeroyokan dan penembakan di Jakarta Barat dan Tangerang.
John Kei dan 24 anak buahnya diamankan petugas kepolisian pada Minggu (21/06/2020) malam di sebuah rumah di bilangan Bekasi, Jawa Barat. Kini seluruh terduga pelaku berada di Mapolda Metro Jaya untuk diminta keterangan.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.