Beberapa kelompok yang dipimpin pembelot secara teratur mengirim selebaran, makanan, uang kertas USD1, radio mini dan stik USB yang berisi drama dan berita Korea Selatan, biasanya dengan balon atau botol di sungai.
Satu kelompok, yang dipimpin oleh Park Sang-hak, yang melarikan diri dari Korea Utara pada 2000, mengatakan pada Selasa bahwa pihaknya menerbangkan 20 balon berisi 500.000 selebaran, 500 buku kecil di Korea Selatan dan 2.000 lembar uang kertas USD1.
BACA JUGA: Semenanjung Korea Tegang, Pasukan Korut Siapkan Rencana Masuki Zona Demiliterisasi
Pemerintah Korea Selatan mengambil tindakan hukum untuk menghentikan kegiatan tersebut, dengan alasan masalah keamanan bagi penduduk di kota-kota perbatasan, tetapi masih ada kontroversi mengenai apakah itu melanggar perlindungan negara untuk kebebasan berekspresi.
Media pemerintah Pyongyang mengatakan pada Senin (22/6/2020) bahwa warga Korea Utara yang marah juga telah menyiapkan sekitar 12 juta selebaran untuk dikirim balik.
(Rahman Asmardika)