JAKARTA - Jajaran TNI-Polri saling bergotong royong membangun rumah tak layak huni dari seorang janda tua bernama Inaq Si'in di Dusun Batusamban, Desa Lembar selatan, kecamatan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebelum dibongkar, bangunan itu tidak mempunyai fasilitas listrik dan air bersih.
Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal menjelaskan, kondisi nenek renta itu diketahui setelah Babinsa dan Bhabinkamtibmas melakukan program pendistribusian beras ke warga yang terdampak pandemi Covid-19 atau virus corona.
"Dalam proses pengerjaan pembangunan bedah rumah secara umum dikerjakan oleh personel TNI/Polri. Sedangkan pada pengerjaan bagian tertentu seperti plesteran dan pemasangan keramik merupakan partisipasi tukang dari masyarakat setempat dengan biaya setengah harga dari ongkos tukang normal," kata Iqbal kepada Okezone, Jakarta, Minggu (28/6/2020).
Nenek Inaq sendiri diketahui sudah menempati rumah itu sejak tahun 1955. Ia mempunyai dua anak, namun mereka menetap di wilayah lain. Dengan kata lain, nenek Inaq sampai kini menetap sendirian di rumah tak layak huni itu.
Kedua anaknya itu tetap memberikan uang kepada ibunya tersebut. Namun, tetap terbatas. Tidak mampu menutupi untuk melakukan renovasi rumah itu.
"Nenek Inaq Si'in sehari-harinya tidak memiliki pekerjaan untuk biaya hidup saja kekurangan apalagi untuk memperbaiki rumah," ujar Iqbal.
Dengan alasan kemanusiaan, alhasil Polda NTB yang dikomandoi oleh Irjen Mohammad Iqbal itu memutuskan untuk membantu membongkar rumah nenek Inaq tersebut.