Ketika Warga, TNI dan Polri Bersatu Demi Memuliakan Janda Tua

Puteranegara Batubara, Okezone · Minggu 28 Juni 2020 02:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 28 340 2237543 ketika-warga-tni-dan-polri-bersatu-demi-memuliakan-janda-tua-nVnu1N5pn5.jpg

JAKARTA - Jajaran TNI-Polri saling bergotong royong membangun rumah tak layak huni dari seorang janda tua bernama Inaq Si'in di Dusun Batusamban, Desa Lembar selatan, kecamatan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebelum dibongkar, bangunan itu tidak mempunyai fasilitas listrik dan air bersih.

Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal menjelaskan, kondisi nenek renta itu diketahui setelah Babinsa dan Bhabinkamtibmas melakukan program pendistribusian beras ke warga yang terdampak pandemi Covid-19 atau virus corona.

"Dalam proses pengerjaan pembangunan bedah rumah secara umum dikerjakan oleh personel TNI/Polri. Sedangkan pada pengerjaan bagian tertentu seperti plesteran dan pemasangan keramik merupakan partisipasi tukang dari masyarakat setempat dengan biaya setengah harga dari ongkos tukang normal," kata Iqbal kepada Okezone, Jakarta, Minggu (28/6/2020).

Nenek Inaq sendiri diketahui sudah menempati rumah itu sejak tahun 1955. Ia mempunyai dua anak, namun mereka menetap di wilayah lain. Dengan kata lain, nenek Inaq sampai kini menetap sendirian di rumah tak layak huni itu.

Kedua anaknya itu tetap memberikan uang kepada ibunya tersebut. Namun, tetap terbatas. Tidak mampu menutupi untuk melakukan renovasi rumah itu.

"Nenek Inaq Si'in sehari-harinya tidak memiliki pekerjaan untuk biaya hidup saja kekurangan apalagi untuk memperbaiki rumah," ujar Iqbal.

Dengan alasan kemanusiaan, alhasil Polda NTB yang dikomandoi oleh Irjen Mohammad Iqbal itu memutuskan untuk membantu membongkar rumah nenek Inaq tersebut.

ilustrasi

Apalagi, hal itu didukung dengan Polres Lombok Barat yang sedang menjalankan program 'Seribu Rupiah' atau pada setiap pelaksanaan apel pagi dikumpulkan sumbangan secara sukarela dari seluruh personel dengan ketentuan maksimal sumbangan sebanyak Rp2.000. Program ini sudah berjalan semenjak tahun 2017 kemudian uang yang terkumpul diarahkan untuk bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Adapun pelaksanaan proses renovasi rumah itu dimulai sejak 5 Juni 2020 hingga tahap akhir penyelesaian pada tanggal 25 Juni 2020 mendatang.

"Sumber dananya sumbangan Program Seribu Rupiah Personel Polres Lombok Barat sejumlah Rp21.478.000. Sumbangan para dermawan berupa pasir, besi dan bata merah, sumbangan konsumsi pekerja selama pembangunan dari Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, S.Ag sebanyak Rp5.000.000 atau perhari Rp250.000," tutup Iqbal.

(kha)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini