Beberapa pemerintah negara Barat, serta CIA, telah menyatakan mereka meyakini putra mahkota Saudi itu memerintahkan pembunuhan – tuduhan yang dibantah para pejabat Saudi.
Khashoggi terakhir kali terlihat memasuki konsulat untuk meminta dokumen bagi pernikahannya. Para pejabat Turki menyatakan mayatnya dipotong-potong dan dipindahkan dari gedung konsulat. Jasadnya hingga kini belum ditemukan.
“Saya berharap kasus kriminal di Turki ini menjelaskan keberadaan jasad Jamal (dan) bukti-bukti mengenai para pembunuh,” kata Cengiz, kepada Reuters. Cengiz menunggu di luar konsulat pada hari Khashoggi dibunuh.
Ketika ditanya apakah Arab Saudi akan bekerja sama dalam proses hukum Turki, duta besar Saudi untuk PBB mengatakan Riyadh meminta Ankara agar berbagi bukti dengan para penyelidik Saudi, tetapi tidak menerima tanggapan untuk itu. “Turki tidak bekerja sama dengan Arab Saudi,” kata Abdullah al Mouallimi kepada wartawan.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.