Imbas Pandemi Corona, Penjualan Kambing Kurban Turun Drastis

Era Neizma Wedya, iNews · Jum'at 03 Juli 2020 15:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 610 2240689 imbas-pandemi-corona-penjualan-kambing-kurban-turun-drastis-s3X5cftEdu.jpg Penjual kambing kurban di Kecamatan Lubuklinggau Selatan, Lubuklinggau, Jumat (3/7/2020). (Era Neizma)

LUBUKLINGGAU – Pandemi virus corona (Covid-19) berdampak terhadap penjualan hewan kurban jelang Hari Raya Idul Adha tahun ini. Bahkan tingkat penjualan turun drastis hingga 50 persen jika dibandingkan tahun lalu.

"Penjualan kambing tahun ini diperkirakan menurun 50 persen dari tahun sebelumnya," kata Asri, pedagang dan juga peternak kambing di Kelurahan Tanah Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Lubuk Linggau, Jumat (3/7/2020).

Ia mengungkapkan, biasanya satu bulan jelang Idul Adha, ia menerima pesanan 50 ekor kambing. Namun, saat ini ia baru menerima pesanan 10 kambing.

Asri menjelaskan, biasanya orang yang banyak memesan kambing kurban itu berasal dari Kabupaten Muratara, Kecamatan Tugulmulyo Kabupaten Musirawas, dan Kota Lubuklinggau.

"Orang sedikit membeli itu kemungkinan faktor ekonomi karena pandemi Covid-19. Jadinya harga karet, sawit turun," ucapnya.

Asri menjelaskan, ia menjual kambing kurban dalam kisaran harga Rp2-3,5 juta. Kambing jenis etawa jadi hewan kurban paling mahal dengan harga Rp4 juta. Ia mengatakan itu merupakan harga standar. Namun, karena pandemi, terkadang ada yang menawar.

Penjual kambing kurban di di Kelurahan Tanah Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Lubuklinggau, Jumat (3/7/2020). (Foto : Era Neizma)

Kambing-kambing miliknya sebagian ada yang hasil dari ternak sendiri dan ada juga sebagian yang dikirm dari Lampung.


Baca Juga : Seharga Rp90 Juta, Ini Penampakan Calon Sapi Kurban Presiden Jokowi

"Diperkirakan dari tahun-tahun sebelumnya pembeli kurang dari satu minggu meledak. Tahun ini apakah pembeli meledak karena pandemi corona," katanya.

Asri mengaku, kambing yang paling banyak dipesan itu biasanya blasteran etawa atau jawarandu. Kambing ini diminati karena postur tubunya besar, gagah, dan dagingnya lumayan.

“Biasanya kambing ini harga titip bisa Rp3,5 juta. Kalau dibawa langsung bisa Rp3,2 juta,” tuturnya.


Baca Juga : Pemprov DKI Imbau Daerah Zona Merah Covid-19 Potong Hewan Kurban di RPH

(erh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini