Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terus Diguyur Hujan Deras, Provinsi Jiangxi, China Umumkan Peringatan Banjir Tingkat Tertinggi

Agregasi VOA , Jurnalis-Senin, 13 Juli 2020 |10:08 WIB
Terus Diguyur Hujan Deras, Provinsi Jiangxi, China Umumkan Peringatan Banjir Tingkat Tertinggi
Petugas SAR mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Kabupaten Duchang, Provinsi Jiangxi, China, 8 Juli 2020. (Foto: Reuters)
A
A
A

BEIJING – Provinsi Jiangxi di China selatan mengumumkan peringatan tingkat tertinggi terkait bahaya banjir setelah pejabat memprediksi luapan besar dari sebuah danau yang terhubung dengan Sungai Yangtze. Hujan deras dilaporkan terus mengguyur wilayah itu menambah kekhawatiran.

Diwartakan People's Daily, pada Sabtu (11/7/2020) pemerintah provinsi meningkatkan respons penanganan banjir ke tingkat I dari tingkat II. Siaga banjir Tingkat I, yang tertinggi dari empat tingkat, menandai bencana seperti bendungan tanggul atau luapan luar biasa di beberapa sungai.

Karena hujan masih terus mengguyur banyak wilayah China, beberapa kota lain di sepanjang sungai Yangtze telah mengeluarkan peringatan banjir tingkat tertinggi. Sebagian sungai terancam meluap karena hujan tanpa henti, demikian diwartakan VOA.

Media TV pemerintah melaporkan pihak berwenang Jiangxi memperkirakan beberapa banjir parah di sekitar Poyang. Poyang adalah danau air tawar terbesar di China yang terhubung dengan Yangtze di dekat Sungai Jiujiang.

Permukaan danau naik dalam tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya dan mencapai ketinggian 22,65 meter pada Sabtu, pukul 21.00 waktu setempat. Menurut pantauan CCTV, angka itu melebihi rekor pada 1998 dan jauh di atas tingkat waspada yaitu 19,5 meter.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement