Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Begini Cara Polda Metro Percepat Pengungkapan Kasus Pembunuhan Yodi Prabowo

Agregasi Sindonews.com , Jurnalis-Selasa, 14 Juli 2020 |19:55 WIB
Begini Cara Polda Metro Percepat Pengungkapan Kasus Pembunuhan Yodi Prabowo
Kombes Yusri Yunus (Foto : Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Guna mempercepat pengungkapan kasus pembunuhan editor Metro TV, Yodi Prabowo, penyidik Polda Metro Jaya menambah timnya. Sebab diketahui, hingga saat ini belum ada titik terang soal siapa pelaku pembunuh Yodi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, tim tersebut melakukan tugas yang berbeda agar kasus ini cepat terkuak. Mereka kembali menyusuri lokasi jasad Yodi ditemukan.

Semua pihak yang memang ada kaitannya dimintai keterangannya. Penyidik juga terus mencari bukti-bukti tambahan yang ada.

"Semuanya akan kita datangi. Makanya kita tetap cari keterangan, kumpulkan bukti, saksi," kata Yusri, Selasa (14/7/2020).

Diberitakan sebelumnya, Yodi Prabowo ditemukan sudah tak bernyawa di pinggir Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Ulujami, Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Jumat 10 Juli 2020.

Baca Juga : Polisi Gagalkan Peredaran 1.463 Butir Ekstasi Mirip Permen

Baca Juga : Polisi Cek CCTV di Lokasi Penemuan Jasad Yodi Prabowo Editor Metro TV

Saat ditemukan, korban mengenakan jaket hijau, celana hitam, tas selempang hitam, memakai sepatu, dan masih mengenakan helm.

Korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi setelah melihat sepeda motor di sebuah warung bensin dalam keadaan mesin sudah dingin. Beberapa saat kemudian, sejumlah anak yang sedang bermain layangan di pinggir jalan tol melihat ada sesosok mayat laki-laki yang tergeletak.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement