Share

Hubungan Terlarang Anak dan Ibu Kandung Terungkap Setelah Dipergoki Anaknya yang Lain

Subhan Sabu, Okezone · Selasa 21 Juli 2020 09:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 21 340 2249586 hubungan-terlarang-anak-dan-ibu-kandung-terungkap-setelah-dipergoki-anaknya-yang-lain-r1MmbLzHoK.JPG Polisi mengamankan ibu dan anak yang kedapatan lakukan hubungan terlarang (Foto: Ist)

BITUNG - Hubungan sedarah atau incest menghebohkan masyarakat Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara. Hubungan terlarang tersebut dilakukan oleh RT (51) dengan anak kandungnya sendiri TP (26).

Mirisnya, peristiwa tersebut justru dipergoki oleh anak perempuan dari RT yang kemudian melaporkan ke pada Ketua RT setempat yang langsung melaporkan ke kepolisian.

Sontak peristiwa itu menghebohkan masyarakat yang langsung berdatangan ke rumah pelaku. Untung saja tidak sampai terjadi tindakan anarkis.

Tim Khusus Tarsius Polres Bitung yang dipimpin oleh Katim Bripka Angky Koagouw langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dari interogasi yang dilakukan terhadap keduanya, mereka mengaku melakukan hubungan tersebut karena tidak sadarkan diri akibat pengaruh minuman keras.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Maesa Kompol Elia Maramis saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga: Heboh Seorang Ibu Lakukan Hubungan Terlarang dengan Anak Kandung

"Keduanya mengaku mabuk dan melakukan hubungan terlarang itu dalam keadaan tidak sadarkan diri," ujar Kapolsek Maesa Kompol Elia Maramis, Senin (20/7/2020).

Kepada keduanya menurut Kapolsek tidak dilakukan penahanan, hanya diamankan dari rumah mereka menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Untuk ketertiban, karena masyarakat tidak menerima perbuatan mereka," kata Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan kedua pelaku incest tersebut telah dipertemukan dengan keluarganya bersama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Bitung, Camat Maesa dan Lurah Bitung Barat Dua.

Suami pelaku juga dilibatkan dalam pertemuan tersebut melalui sambungan telepon.

"Suaminya sedang melaut dan berada di wilayah Merauke. Sudah disampaikan juga peristiwa tersebut dan berbicara dengan istri dan anaknya," terang Kapolsek

Suaminya sendiri menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada pemerintah setempat dan kepolisian. Karena dia baru akan kembali dari melaut Desember 2020.

"Perbuatan keduanya delik aduan, kalau tidak ada yang mengadu tidak bisa diproses," ucap Kapolsek

Pemerintah Kecamatan, Lurah dan pihak Dinas P3A sendiri berencana untuk membawa kedua pelaku pria keluar dari kelurahan tempat tinggal mereka, dengan pertimbangan pelaku pria pernah lama tinggal dengan saudaranya di luar daerah dan ibunya memiliki keluarga di luar Kota Bitung.

"Jika opsi ini di lakukan, saya menyarankan keduanya harus dilengkapi dengan surat jalan ke tempat tujuan dari pemerintah setempat," pungkas Mantan Kasat Narkoba Polresta Manado itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini