Share

Ibu yang Hamil 1 Jam dan Melahirkan Mengalami Depresi

Asep Juhariyono, iNews · Rabu 22 Juli 2020 20:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 22 525 2250595 ibu-yang-hamil-1-jam-dan-melahirkan-mengalami-depresi-StZ8KjAEdK.jpg Dokter bersama tim medis dari Pusksemas Puspahiang memeriksa kesehatan ibu yang hamil satu jam, Senin (20/7/2020). (iNews/Asep Juhariyono)

TASIKMALAYA – Setelah viral di berbagai media, Heni Nuraeni (30) warga Desa Mandalasari, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, ibu yang hamil dan melahirkan hanya dalam satu jam lebih, kini mengalami depresi.

Hal ini diungkapkan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto, saat mendatangi rumah kediaman orangtua Heni, tempat ibu tersebut tinggal.

Ibu yang sudah dikarunia dua anak yang masing berumur 10 tahun dan 19 bulan dari hasil pernikahanya dengan Erik (38) ini mendadak hamil dan melahirkan hanya dalam waktu satu jam lebih. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (19/7) malam sekitar pukul 21.30 itu di rumahnya orang di Desa Mandalasari, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya. Saat ini kondisinya mengalami depresi dan sering menangis histeris.

Depresi yang dialami Heni salah satu penyebabnya adalah banyaknya tamu yang ingin melihat serta mengabadikannya dengan kamera foto maupun video. Hal itu membuat Heni tidak nyaman dan akhirnya stress. Terlebih mereka tinggal di daerah yang sangat terpencil dan jauh dari keramaian.

Kehamilan Samar Perempuan di Tasik -iNews

"Adinda Heni ini tidak biasa dengan kondisi yang ramai dan banyak orang yang datang ke rumahnya seperti itu, karena dia biasa hidup tenang di kampungnya yang jauh dari keramaian. Hingga akhirnya banyak tamu dan mengabadikan dengan kamera dan video. Ini membuat dia mengalami depresi," kata Ato, Rabu (22/7/2020).

Melihat kondisi seperti itu, Ato kemudian melakukan pembicaraan dengan Kepala Desa (Kades) Mandalasari, Cuncun Khoerudin. Akhirnya dicapai kesepakatan untuk melarang dulu tamu datang ke rumahnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

"Kami ingin memberi kesempatan kepada Heni untuk hidup tenang seperti sedia kala. Saat ini ASI-nya pun tidak keluar akibat depresi," ujar Ato.

Diberitakan sebelumnya, Sabtu malam sekitar pukul 20.00 Heni merasakan mulas, tapi tak dihiraukan karena dikira mulas biasa. Namun, kemudian ia merasakan ada yang mengeras di perut bagian kananya dan makin membesar.

Rasa mulas kian menjadi-jadi dan seperti ingin melahirkan. Pihak keluarga segera memanggil dukun beranak atau paraji untuk memeriksa. Sekitar pukul 21.30 Heni melahirkan bayi laki-laki yang sehat, secara normal dan dengan proses yang sangat mudah.

Baca Juga : ASI Tak Keluar, Anak dari Ibu yang Hamil 1 Jam Terpaksa Menyusu ke Bibinya

Kehamilan dan kelahiran bayi secara mendadak ini menjadi viral. Terlebih sempat diposting di media sosial oleh warga. Sebelumnya menurut pengakuan Heni (30), dirinya tak pernah berhubungan badan dengan suami setelah anak kedua lahir dioperasi sesar sekitar 19 bulan yang lalu. Saat itu dokter berpesan agar Heni tidak hamil dulu selama dua tahun setelah operasi sesar.

Baca Juga : Ini Penjelasan Medis soal Ibu yang Hamil Hanya 1 Jam Lalu Melahirkan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini