Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tak Mau Cuci Baju, Ayah Aniaya Anak Kandungnya

Agregasi Sindonews.com , Jurnalis-Kamis, 23 Juli 2020 |19:30 WIB
Tak Mau Cuci Baju, Ayah Aniaya Anak Kandungnya
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Polisi menangkap Abdul Mihrab lantaran melakukan penganiayaan terhadap anak kandungnya berinisial RPP (12). Aksi kekerasan itu dipicu kekesalan pelaku lantaran sang buah hati tak mau mencuci pakaiannya.

Kekerasan terhadap RPP ini pun viral di media sosial setalah ada warga yang merekam dan meng-uploadnya. Tak ayal, Abdul yang tercatat sebagai warga RT 03/04 Kelurahan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, harus berurusan dengan aparat kepolisian.

"Abdul Mihrab ini kakak ipar saya, korbannya itu anak kandung, kejadiannya kemarin malam 22 Juli 2020 di kontrakan. Anaknya dipukulin sampai berdarah," kata salah seorang kerabat RPP Deby Setianing seperti dilansir dari Sindonews.com, Kamis (23/7/2020).

Menurut dia, aksi kekerasan terhadap RPP dipicu karena enggan mencucikan pakaian sang ayah. Padahal sebelum kejadian keji itu berlangsung RPP sudah menyelesaikan tugasnya. Wajar jika RPP menolak suruhan sang ayah, karena selain itu RPP juga disuruh untuk mencuci pakaian ibu tirinya, Ade Rohmah Widyaningsih, dan adik tiri perempuannya GH yang berusia 10 tahun.

"Korban menolak karena memang sudah mencuci pakaian, tapi ayahnya marah. Dia menyeret RPP dari pintu depan ke kontrakan sampai berdarah kakinya, dijambak, dipukulin," ujarnya.

Selanjutnya, Deby yang mendengar suara rintihan RPP mencoba menyelamatkannya dari amukan sang ayah. "Tapi karena badan saya kecil jadi kalah tenaga, video yang viral itu yang videoin adik kandung Abdul. Pas kejadian Abdul ini enggak lagi mabuk, memang tabiatnya begitu," ucapnya.

Baca Juga : Gugatan Evi Novida Menang di PTUN, DKPP Tunggu Sikap Presiden

Baca Juga : Mau ke Yogyakarta di Tengah Pandemi? Ini Syaratnya

Setelah video yang diunggah ke media sosial viral, jajaran Satreskrim Polrestro Jakarta Timur datang ke lokasi penganiayaan RPP. Abdul yang saat divideokan lantang mengucap tak takut dipenjara karena perbuatannya pun digelandang ke Mapolrestro Jakarta Timur.

"Kita enggak lapor polisi, tapi karena viral polisi datang. Sekira pukul 01.00 WIB mereka datang. Abdul, istri sirinya, korban, sama dua adiknya dibawa ke Polres," kata Deby.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement