"Tapi, bisa enggak mencari bukti yang baru sehingga polisi membuka lagi," ujarnya.
Pihak keluarga malah merasa janggal. Salah satu penyebab kesimpulan polisi itu diragukan adalah tidak adanya darah di baju korban.
"Logikanya kan kalau memang bunuh diri, masa iya bekas darahnya gak bersisa di pakaian, kelihatan rapi, enggak mungkin kan. Polisi enggak menjelaskan itu detailnya bagaimana," ujar ayah korban, Suwandi di rumahnya di Ciputat, Tangerang Selatan.
Hal lain yang dipertanyakan keluarga adalah keterangan pihak kepolisian yang menduga pemicunya adalah akibat depresi yang dialami almarhum Yodi. Padahal, sambung Suwandi, tak pernah dia atau istrinya melihat perubahan drastis dari sikap Yodi di rumah.