Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ojek Kambing Merana di Tengah Pandemi Corona

Nur Choiruddin , Jurnalis-Selasa, 28 Juli 2020 |14:40 WIB
Ojek Kambing Merana di Tengah Pandemi Corona
Ojek kambing (Foto: iNews)
A
A
A

KUDUS - Menjelang hari raya Idul Adha selalu membawa berkah bagi penyedia jasa ojek kambing di pasar ternak di wilayah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Dengan sepeda motor yang dimodifikasi, dalam sehari mereka bisa mendapat penghasilan hingga ratusan ribu rupiah. Sayangnya, tahun ini penghasilan mereka menurun drastis karena pembeli kambing sepi akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

Di pasar hewan Kabupaten kudus jelang hari raya Idul Adha, bukan hanya pemilik hewan ternak kurban saja yang ketiban rejeki. Namun, juga para penyedia jasa angkut atau ojek hewan pun turut menikmati berkah.

Biasanya para tukang ojek kambing yang jumlahnya puluhan ini mangkal menunggu pelanggan di depan pasar hewan. Meski, tidak setiap hari pasar hewan buka, atau pada saat-saat tertentu saja sesuai dengan hari pasaran pasar tersebut.

Baca Juga: MUI Imbau Warga Gelar Sholat Idul Adha di Rumah untuk Daerah Zona Merah

Menurut salah seorang tukang ojek kambing yang biasa dipanggil Mbah Sholeh, untuk hari-hari biasa di luar hari raya Idul Adha, biasanya ia hanya mengirim satu hingga dua kali dalam satu hari pasaran pasar hewan.

Namun, pada momen Idul Adha biasanya ia bisa bolak-balik hingga lima sampai tujuh kali untuk mengantar kambing. Untuk sekali angkut, bisa sampai lima ekor kambing masuk ke gerobak ojeknya.

Mbah Sholeh sudah menjalani jasa ojek kambing sejak tahun 1992. Disayangkannya, pada tahun ini atau Idul Adha 1441 Hijriah, jasa ojeknya menurun di banding lebaran tahun sebelumnya karena pandemi corona.

Sementara itu, para pembeli kambing untuk hewan kurban ini mengaku terbantu dengan adanya ojek kambing ini, karena tidak perlu repot untuk mengangkutnya dari pasar hewan ke rumah, dan biayanya pun cukup murah langsung sampai depan rumah.

Maskur, pengguna jasa ojek kambing, warga Desa Klumpit, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus mengatakan, ongkos ojek kambing cukup murah, antara Rp15.000 hingga Rp30.000 sekali antar, tergantung jumlah kambing dan jarak tempuh. Bahkan, jika tukang ojeknya tetangga sendiri, tarif jasanya tidak dipatok harga atau seikhlasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement