Ia menambahkan upas atau embun menyerupai salju ini akan mencair perlahan di atas pukul 09.00 WIB. Mengingat waktu tersebut terdapat kenaikan suhu dari minus menjadi kisaran 8 - 16 derajat.
"Kalau sudah pukul 09.00 WIB ke atas upas akan berubah cair. Itu seiring perubahan atau kenaikan suhu. Biasanya kalau siang mencapai 8 - 16 derajat," tukasnya.
Biasanya fenomena frost atau embun yang menyerupai salju ini menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo seperti tahun lalu. Namun kali ini berbeda, adanya pandemi Covid-19 membuat akses wisata ke Gunung Bromo ditutup oleh TNBTS, selaku pengelola lokasi wisata.
Baca Juga: KLHK Batasi Kunjungan Wisata Taman Nasional, Taman Wisata Alam dan Suaka Margasatwa
(Abu Sahma Pane)