Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Viral Predator Fetish Kain Jarik, Ini Penjelasan Unair

Agregasi Sindonews.com , Jurnalis-Kamis, 30 Juli 2020 |18:50 WIB
Viral Predator Fetish Kain Jarik, Ini Penjelasan Unair
Fetish kain jarik (Foto: @M_fikris/Twittert)
A
A
A

SURABAYA - Viral di media sosial (medsos) kasus predator "Fetish Kain Jarik". Pelaku yang disebutkan bernama Gilang mengaku sebagai mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair).

Unair pun membenarkan terduga pelaku pelecehan seksual dengan kedok penelitian sebagai tugas kuliah, itu terdaftar di FIB Unair. Setelah viral, pihak kampus melakukan penelusuran dan menemukan sosok Gilang.

"Memang benar adanya yang bersangkutan saat ini semester 10 dan merupakan salah satu mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya," ujar Juru bicara Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Suko Widodo pada Kamis (30/7/2020).

Ia melanjutkan, setelah menerima informasi tersebut Dekan FIB melakukan sidang komisi etik untuk menindaklanjuti informasi tersebut. Salah satu hasil dari sidang etik tersebut adalah, yang bersangkutan harus dipanggil untuk memberikan klarifikasi atau keterangan. Namun, sayangnya yang bersangkutan belum bisa dihubungi.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Diah Ariani Arimbi menegaskan, selama ini tak ada penelitian yang dilakukan mahasiswa FIB dilakukan dengan membungkus badan dengan kain jarik atau sejenisnya.

"Penelitian di Fakultas Ilmu Budaya tidak pernah ada yang mengarah pada pelecehan seksual atau praktik-praktik yang merendahkan martabat kemanusiaan," kata Dian.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement