Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo memastikan tidak akan ada penumpukan penumpang di halte bus Transjakarta ketika sistem ganjil-genap diterapkan kembali. Pihaknya sudah menyiapkan bus cadangan sebanyak 10% dari jumlah bus yang ada.
"Ada 10 persen bis cadangan di setiap menyusun rencana operasional. Dari total 100, maka yang masuk dalam rain off itu adalah 10 persen cadangan," kata Syafrin.
Ia berharap, warga bisa tetap bermobilitas meski tanpa kendaraan pribadi dengan penambahan bus cadangan itu.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau kesiapan moda transportasi Transjakarta dalam menerapkan sistem ganjil-genap yang akan mulai berlaku Senin 3 Agustus 2020 di Kantor PT Transjakarta, Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Jakarta.
Saat itu, Anies menyempatkan diri untuk meninjau Fasilitas Operation Command Centre milik Transjakarta dan Fasilitas bengkel serta depo bus di kantor pusat BUMD milik Pemprov DKI itu.