Kargo MV Rhosus menjadi permasalahan tersendiri bagi pejabat keamanan Lebanon, yang tahu mengenai bahaya dari tumpukan amonium nitrat dalam jumlah besar. Mereka mengeluarkan perintah agar pejabat pelabuhan segera menyingkirkannya, beberapa bulan sebelum ledakan terjadi, sayangnya hal itu tidak dilakukan.
Pihak berwenang Lebanon telah menahan sejumlah pejabat pelabuhan menyusul ledakan pada Selasa (4/8/2020).
Presiden Michael Aoun dan Perdana Menteri Hassan Diab telah berjanji akan memburu dan membuat pihak yang bertanggung jawab “membayar” atas kejadian ini. Dinas Keamanan Nasional Lebanon mengatakan bahwa mereka yang bertanggung jawab akan dijatuhi hukuman maksimum yang bisa diberikan.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.