Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Warga Bandung Barat Mulai Kesulitan Dapatkan Air Bersih

Agregasi Sindonews.com , Jurnalis-Sabtu, 08 Agustus 2020 |22:20 WIB
Warga Bandung Barat Mulai Kesulitan Dapatkan Air Bersih
Warga Bandung Barat mengantre untuk mendapatkan air bersih (Foto : Sindonews.com)
A
A
A

BANDUNG - Warga Kabupaten Bandung Barat (KBB), khusunys di wailayah selatan, mulai merasakan sulitnya mendapatkan air bersih di awal musim kemarau ini. Pasalnya air sumur warga sudah banyak yang menyusut, sehingga mereka terpaksa harus mengantre ke sumur bor di salah satu sekolahan dekat permukiman warga.

Seperti terlihat pada puluhan warga di Kampung Peusinggirang RT 5 RW 2 Desa Sindangkerta, Kecamatan Sindangkerta, KBB. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, setiap pagi dan sore warga harus mengantre mengambil air ke beberapa sumur yang masih ada airnya, salah satunya di MTs Nurul Mukhtariyah.

"Meski baru awal masuk kemarau tapi sumur-sumur di sini sudah banyak yang susut airnya. Pagi ditimba sore gak ada," kata Ketua RT 5 Kampung Peusinggirang, Rizal, dilansir dari Sindonews.com, Sabtu (8/8/2020).

Anggota Badan Permusyarawatan Desa (BPD) Sindangkerta, Arif Surahman menuturkan, sumur di Kampung Peusinggirang, kebanyakan sumur gali yang hanya memiliki kedalaman sekitar 10 meter. Di saat musim penghujan air melimpah, tapi begitu masuk musim kemarau debit air cepat menyusut. Hanya warga yang punya sumur bor yang tidak merasakan dampak musim kemarau.

"Kalau buat sumur bor mahal, warga banyak yang gak sanggup. Makanya pas kemarau gini banyak warga yang meminta air kepada pemilik sumur bor atau ke sekolah," tuturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement