BEKASI — Konsep pernikahan yang dilakukan Yunita dan Karim bisa menjadi solusi bagi para pengantin yang bingung menggelar acara repsesi di tengah pademi virus corona atau Covid-19.
Acara repsesi drive thru atau layanan tanpa turun dari kendaraan dianggap aman bila harus menggelar pernikahan di era normal baru ini. Karena dengan konsep drive thru ini, para tamu undangan tidak sama sekali turun ketika menghadiri acara pernikahan, kerabat, teman atau rekan kerja.
"Jadi secara kontak fisik, konsep pernikahan ini sangat minim. Bahkan tidak ada," kata pemilik wedding organizer Khais Akbar ketika ditemui di kawasan Ruko Bekasi Town Square (Betos) Bekasi Timur, Kota Bekasi, Sabtu (8/8/2020).
Tamu undangan ketika datang ke acara repsesi cukup berada di dalam mobil. Bila hendak memberi salam kepada sang mempelai cukup membuka kaca mobil atau helm bagi mereka yang menggunakan roda dua.
Khais mengaku cukup beruntung dengan adanya pademi virus corona atau Covid-19 ini. Konsepnya yang dirancang sejak tahun 2015 ini, akhirnya bisa diterapkan.
"Awalnya memang mencari-cari apa sih wedding drive thru di internet, ternyata sudah banyak juga yang menerapkan seperti Malaysia dan Singapura," ungkap dia.

Baca Juga : Tutup CCTV dengan Tanah, Maling Ini Gasak 4 Gawai
Setelah mengetahui hal tersebut, lantas dirinya meramu. Setelah begitu ada pesanan, maka persiapan pertama yang harus dilakukan adalah meninjau lokasi yang akan digunakan sebagai tempat repsesi.
Setelah tempat yang dimaksud sudah ditinjau, maka tahapan selanjutnya yakni mematangkan konsep. Proses ini, kata dia, membutuhkan waktu satu bulan. Karena sebagian pelanggan belum mengetahui pernikahan dengan konsep seperti ini.
"Kita beri pengetahui dulu, perkenalkan ke mereka agar sepakat," ujar dia.