Berupaya Memperkosa dan Membunuh Ibu Kandung, Seorang Anak Ditembak Polisi

Era Neizma Wedya, iNews · Selasa 11 Agustus 2020 19:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 11 610 2260628 berupaya-memperkosa-dan-membunuh-ibu-kandung-seorang-anak-ditembak-polisi-UHSJPqSNtl.jpg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

PALI – Sudah sepantasnya menjaga kehormatan ibu, orang yang telah melahirkan anak. Namun di Sumatera Selatan, ada seorang anak yang justru durhaka.

Anak durhaka di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), itu nekat akan memperkosa dan menembak ibu kandungnya pada Selasa (11/8/2020). Ulahnya baru berhenti setelah ditembak polisi.

Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadi mengatakan, peristiwa itu berlangsung di kawasan Kecamatan Talang Ubi yang merupakan tempat tinggal korban dan pelaku.

Saat kejadian, korban SM (52) yang sedang berada di rumah tiba-tiba ditodong pistol rakitan oleh pelaku Ranto (34) yang merupakan anak kandungnya sendiri. Pelaku hendak memperkosa ibu kandungnya karena diduga dipengaruhi narkoba.

Melihat kejadian itu, korban menjadi ketakutan dan mencoba melarikan diri. "Pada saat korban lari, pelaku berusaha menembak namun meleset,” katanya.

Kemudian korban langsung mendatangi Mapolsek Talang Ubi dan petugas langsung mendatangi rumah korban untuk menangkap pelaku.

“Pelaku terpaksa kita lumpuhkan dengan tembakan di kaki karena mencoba melawan," ujar Yudhi.

Baca Juga: Kesal Ibu Dianiaya & Adik Diperkosa, Pemuda Bunuh Ayah Tiri di Jalan Menuju Kantor Polisi

Selain akan memperkosa dan menembak korban, pelaku juga dikenakan hukuman terkait kepemilikan senjata api rakitan (senpi). Menurut pengakuan pelaku, senpi tersebut dibeli dari temannya seharga Rp400 ribu.

"Pelaku mengaku bahwa senpi hanya untuk menjaga diri, tapi masih kita dalami, senpi tersebut dibuatnya untuk apa," tegassnya.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 1 ayat 1 Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api, serta pasal 285 KUHP tentang Percobaan Pemerkosaan dengan ancaman hukuman penjara di atas 10 tahun.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini