Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemprov DKI Pilih Kampung Akuarium Jadi Penataan Awal Kampung Kumuh

Bima Setiyadi , Jurnalis-Jum'at, 14 Agustus 2020 |14:44 WIB
 Pemprov DKI Pilih Kampung Akuarium Jadi Penataan Awal Kampung Kumuh
Kampung Akuarium (foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta akan menata Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara yang ditetapkan sebagai salah satu RW kumuh oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Kampung Akuarium dipilih sebagai tahap awal penataan karena lahanya merupakan aset milik Pemprovi DKI Jakarta, dan peruntukan lahannya sesuai dengan rencana tata ruang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta, Sarjoko mengatakan, pada 2018 Pemprov DKI Jakarta melaksanakan Program Peningkatan Kualitas Permukiman melalui Community Action Plan (CAP) di lokasi kampung akuarium. Proses CAP dimulai dari sosialisasi, rembuk RW, FGD, hingga penyusunan rencana penataan kampung dengan melibatkan masyarakat setempat.

"Kampung Akuarium dibangun paling awal dengan mempertimbangkan kesiapan dari sisi masyarakatnya maupun administratif. Kampung Akuarium dapat dibangun karena lahan Kampung Akuarium merupakan aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan peruntukan lahannya sesuai dengan rencana tata ruang," kata Sarjoko dalam siaran tertulisnya, Jumat (14/8/2020).

 Kamoung

Sarjoko menjelaskan, proses penataan Kampung Akuarium tergolong unik karena berada di kawasan Kota Tua. Sayangnya dia tidak menjelaskan bagaimana konsep penataan dan kapan dimulainya penataan.

"Kampung Akuarium telah melewati diskusi yang cukup panjang, melewati pembahasan dan penyesuaian-penyesuaian yang dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku, sebagai hunian massal di kawasan Cagar Budaya Kota Tua Jakarta," jelasnya.

Pada mulanya, lahan yang akan dibangun Kampung Susun Akuarium ini merupakan pulau hasil sedimentasi tanah yang dibawa aliran sungai Ciliwung menuju muara. Sedimentasi tersebut terbentuk pada abad 18 dan berbentuk seperti pulau, serta terletak di antara Museum Bahari dan Pelabuhan Sunda Kelapa. Sejarah lokasi ini tidak bisa lepas dari sejarah Batavia hingga jelang masa kemerdekaan dan sejarah kontemporer Jakarta sendiri, termasuk pasca reformasi.

Pada tahun 1950, nama Akuarium menggantikan nama Pusat Laboratorium Penelitian Laut ketika Pemerintah Indonesia mengambil alih Laboratorium tersebut dari Belanda. Pusat laboratorium ini kemudian dijadikan Wisata Akuarium oleh Pemerintah Kota Jakarta saat itu. Sejarah tersebut turut melekat pada warga Kampung Akuarium.

Salah satu warga, Diani berharap agar penataan Kampung Akuarium dapat membuktikan bahwa warga kampung dapat tetap hidup berdampingan dengan situs cagar budaya. Selain itu, dibangunnya Kampung Susun Akuarium diharapkan dapat meningkatkan ekonomi warga sekitar melalui sektor pariwisata. Seperti yang sudah dialami oleh warga menjadi tour guide atau berkarya lewat souvenir.

"Kami ini disebutnya “orang kota asli”, karena kami lahir dan tinggal di kawasan cagar budaya. Kami hidup dengan sejarah, kenal dekat dengan sejarah Jakarta yang dulunya bernama Batavia. Jadi tinggal di sini merupakan kebanggaan tersendiri bagi saya karena berada di lingkup kawasan sejarah besar Jakarta," pungkasnya.

Perencanaan pembangunan Kampung Akuarium dilakukan kolaboratif bersama warga. Warga Kampung Akuarium memberikan desain awal kampung akuarium kepada pemprov DKI Jakarta untuk diteruskan menjadi desain perencanaan oleh dinas perumahan dan permukiman DKI Jakarta. Pendekatan kolaboratif pada pembangunan kembali kampung akuarium diharapkan akan menjadi titik awal penataan permukiman yang kolaboratif di DKI Jakarta.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement