Isak Tangis Iringi Pemakaman Babinsa yang Tewas dengan Tangan Terikat

Saharuddin, Okezone · Jum'at 21 Agustus 2020 03:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 21 340 2265191 isak-tangis-iringi-pemakaman-babinsa-yang-tewas-dengan-tangan-terikat-HtZXQy2spw.jpg Pemakaman Serda Rusdi (Foto: Saharuddin)

PANGKEP - Duka mendalam menyelimuti kediaman rumah duka almarhum Serda Rusdi. Personel TNI Kodim 1413 Buton itu ditemukan tewas tergantung di pohon mengenakan seragam TNI dengan tangan terikat di Desa Rahantari, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara pada Rabu 19 Agustus 2020.

Kedatangan jenazah disambut isak tangis anggota keluarga almarhum untuk dimakamkan di tempat peristirahatan terakhirnya, di Desa Taraweang , Kecamatan Labbakang, Pangkep, Sulawesi Selatan.

Belum diketahui secara pasti apa penyebab kematian almarhum. Namun, pada saat ditemukan, korban dalam posisi tergantung di sebuah pohon mengenakan seragam TNI dengan posisi tangan terikat dari belakang.

Almarhum Serda Rusdi sebelumnya dikabarkan dan ditemukan Warga Audi (50), seorang petani yang kebetulan melintas di lokasi. Korban ditemukan dalam keadaan tergantung di sebuah pohon, dengan posisi tangan terikat tali kabel ( cord) di belakang tubuh Almarhum di Desa Rahantari, Kecamatan Kabaena Barat, Bombana Sulawesi Tenggara.

Dandim 1421 Pangkep Letkol infanteri Ade Sabaruddin yang mengantar langsung hingga ke pemakaman menyampaikan duka mendalam terhadap keluarga almarhum. "Kami bersama seluruh jajaran kodim 1421 Pangkep menyampaikan duka yang sedalam dalamnya," ujarnya.

Baca Juga: Seorang Anggota TNI Ditemukan Tewas di Bombana, Polisi: Kita Masih Melakukan Penyelidikan 

Sementara itu terkait kematian korban yang diduga meninggal secara tidak wajar, Dandim belum bisa memberikan tanggapan. Hal yang sama diungkapkan Dandim 1431 Buton Letkol Infanteri Arif Kurniawan yang juga hadir di pemakaman, belum bisa memberikan tanggapan terkait motif kematian Almarhum.

"Kami masih berduka. Nanti selesai penyedikan, kita tunggu hasilnya," singkatnya.

Serda Rusdi (36), anak kedua dari 6 bersaudara pasangan Rappe dan Rohani. Korban meninggalkan satu orang istri, Lastri (32) dan anak, Rifki Alfarizi (3).

Jasad korban telah dimakamkan secara meliter di Kampung halamannya di Desa Taraweang, Kecamatan Labbakang, Pangkep Sulawesi Selatan, pada Kamis Sore.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini