Diduga Jadi Korban Salah Tangkap, Wajah Bocah di Makassar Lebam

Agregasi Sindonews.com, · Selasa 25 Agustus 2020 01:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 25 609 2266853 diduga-jadi-korban-salah-tangkap-wajah-bocah-di-makassar-lebam-11JoH0CdaQ.jpg Ilustrasi penangkapan. (Foto : Shutterstock)

Sadar jika salah tangkap, lanjut Karim, petugas yang memeriksanya mempertanyakan luka yang ada di tubuhnya.

"Jadi dia bilang (sama polisi) biar saja. Nanti kalau saya ditanya sama orangtuaku, saya bilang kalau saya jatuh. Jadi ternyata begitu penjelasannya dia baru bisa dibebaskan. Dia diiming-imingi kalau mau dibebaskan," ujarnya.

Perlakuan ini lanjut Karim diketahui, setelah keluarganya bertanya-tanya dan berupaya mencari MF di tempat di mana dia biasa menghabiskan waktunya. Termasuk di tempat pelelangan ikan di Pasar Lelong. Seharian mencari, MF tidak juga pulang. Belakangan, ibu MF baru mengetahui bahwa anaknya ditangkap polisi dari rekannya, Jumat siang.

Sehari diamankan, orang tua MF terang Karim mendatangi kantor Polsek Bontoala untuk melihat MF. Hanya saja, petugas saat itu berdalih bahwa MF belum bisa dijenguk.

"Nanti setelah mengamuk orang tuanya baru diizinkan dibesuk. Di situ heran orang tuanya kenapa luka-luka ini anak," ujarnya.

Ia menjelaskan, bocah yang baru duduk dibangku kelas 1 SMP itu, bahkan dipaksa untuk mengakui perbuatannya. Namun, MF tetap mengelak bahwa dia tidak ikut tawuran dan hanya melintas di lokasi kejadian. Itu semua lanjut Karim, diceritakan MF, saat dia pulang dari kantor polisi pada, Sabtu 22 Agustus 2020 lalu.

Karim menuturkan, keluarganya telah membawa MF untuk diperiksa di rumah sakit. Hasilnya, terjadi benturan benda keras di wajahnya. Hal itu menurutnya ditandai luka memar di mata sebelah kiri keponakannya.

"Terus hidungnya juga berdarah itu. Masih basah daranya waktu saya foto cuma sudah dilap," ucapnya.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini