3.052 Perempuan di Majalengka Menjanda Tahun Ini

Agregasi Sindonews.com, · Rabu 26 Agustus 2020 21:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 26 525 2268062 3-052-perempuan-di-majalengka-menjanda-tahun-ini-iL3w836tHV.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

MAJALENGKA - Sepanjang tahun ini, Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Majalengka mencatat sebanyak 3.052 pasangan suami istri (pasutri) resmi bercerai. Artinya, sebanyak 3.052 perempuan di Kabupaten Majalengka berstatus janda dan duda.

Panitera PA Majalengka Harun Al Rasyid mengatakan, Pengadilan Agama kelas 1A Majalengka mencatat, hingga Agustus 2020 ini tercatat sebanyak 3.168 perkara perceraian yang diajukan oleh pasangan suami istri. Rata-rata sekira 400 pasutri di Kabupaten Majalengka bercerai setiap bulan.

Khusus untuk Agustus 2020, perkara perceraian yang diterima PA sebangak 269. "Tahun ini sebanyak 3.168 perkara (perceraian diajukan oleh pasutri). Yang telah diputus hingga Juli 2020 kemarin, 3.052 perkara," kata Harun Al Rasyid dilansir dari Sindonews.com, Rabu (26/8/2020).

Harun mengemukakan, faktor ekonomi menjadi faktor pemicu paling banyak pasutri di Kabupaten Majalengka memutuskan bercerai. Sedangkan dari segi usia, didominasi oleh pasutri di bawah 30 tahun.

Baca Juga : Koster Tunda Pembukaan Pariwisata Bali untuk Wisatawan Asing

Baca Juga : Usulan Masker & Hand Sanitizer Disetujui Jadi Alat Peraga Kampanye

Dua kecamatan di Majalengka bagian utara, Jatiwangi dan Ligung, menempati posisi paling atas dalam hal kasus perceraian di PA Majalengka. "Urutan kecamatan paling banyak pasutri bercerai di Kabupaten Majalengka, yakni Jatiwangi dan Ligung. Sementara, kecamatan Sindang, paling sedikit," ujar dia.

Harun menuturkan, Kabupaten Majalengka menempati posisi tengah dalam kasus perceraian di wilayah Ciayumajakuning, yakni di bawah Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Cirebon.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini