Tak Puas Hasil CPNS 2019, Ratusan Warga Bakar Kantor BKD Mamberamo Raya

Edy Siswanto, Okezone · Jum'at 28 Agustus 2020 20:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 28 340 2269214 tak-puas-hasil-cpns-2019-ratusan-warga-bakar-kantor-bkd-mamberamo-raya-5fK2P36WZN.jpg Massa bakar Kantor BKD Mamberamo Raya lantaran tak puas dengan hasil CPNS 2019. (Foto : Okezone)

JAYAPURA – Ratusan warga di Kabupaten Mamberamo Raya mengamuk dan membakar kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Mamberamo Raya di Barmeso, Jumat (28/8/2020) siang.

Ratusan warga ini mengamuk dan membakar kantor BKD Mamberamo Raya lantaran kecewa hasil pengumuman CPNS formasi 2019 melalui website yang dibuat Pemda Mamberamo Raya.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal, saat dikonfirmasi membenarkan aksi massa tersebut.

"Diawali dari hasil pengumuman CPNS melalui website. Kemudian sekira pukul 10.30 WIT, masyarakat menuju kantor BKD dalam perjalanan beberapa kantor dilempari batu, seperti Kantor KPU Mamberamo Raya, tapi tidak terlalu parah. Massa kemudian menggunakan speed boat dari Kasonaweja ke Bormeso tempat kantor BKD berada," ucap Kamal.

Kemudian, ia melanjutkan, massa terus berdatangan ke Kantor BKD yang mulanya ingin menemui pihak BKD untuk meminta penjelasan soal pengumuman CPNS tersebut.

"Namun karena tidak ada staf di kantor tersebut, massa marah dan melakukan pembakaran kantor. Setelah itu mereka kembali," kata Kamal.

Ia mengakui, aparat Kepolisian Polres Mamberamo Raya harusnya bisa mencegah terjadinya aksi pembakaran kantor tersebut. Namun, polisi tidak menrima informasi dari panitia perihal adanya pengumuman CPNS tersebut sehingga peristiwa pembakaran terjadi.

"Aparat tahunya setelah ada mobilisasi massa. Kita tahu di sana tidak satu daratan. Tapi semua menggunakan speed boat. Jadi tidak bisa dikawal," katanya.

Pihaknya juga sangat menyayangkan peristiwa pembakaran kantor BKD tersebut. Harusnya semua permasalahan bisa diselesaikan baik.

"Ini kan kantor publik, sangat disayangkan kalau dibakar. Pemerintah di sana harusnya menjalin hubungan dengan warganya sehingga jika ada permasalahan bisa dikomunikasikan baik," ujarnya.

Baca Juga : Akibat Korsleting Listrik, Kios Pedagang Terbakar di Pasar Kemiri Muka Depok

Diakuinya hingga saat ini pihaknya belum menangkap para aktor di balik aksi pembakaran tersebut.

"Pukul 13.00 WIT situasi sudah kondusif. Kantor-kantor publik dijaga aparat gabungan. Sampai saat ini aparat gabungan masih melakukan pengamanan," tutur Kamal.

Baca Juga : Polri Sudah Periksa 59 Saksi Terkait Kebakaran Gedung Kejagung

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini