Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tuntut Pelurusan Sejarah, Penobatan Sultan Baru di Keraton Kasepuhan Diwarnai Penolakan

Fathnur Rohman , Jurnalis-Minggu, 30 Agustus 2020 |15:28 WIB
Tuntut Pelurusan Sejarah, Penobatan Sultan Baru di Keraton Kasepuhan Diwarnai Penolakan
Demo penobatan Sultan Kasepuhan Cirebon (Foto: Okezone/Fathnur)
A
A
A

"Tentunya hal-hal itu sudah diantisipasi. Saya kira aparat keamanan sangat profesional mengantisipasi hal-hal seperti itu. Mereka berhak menolak. Itu pendapat mereka. Kami tidak masalah," kata Chaidir.

Acara Jumenengan sendiri, sambung dia, akan dihadiri oleh sejumlah tamu penting. Salah satunya yakni Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Kami mengundang pejabat pemerintah, para pimpinan daerah terkait, Gubernur Jawa Barat, Walikota Cirebon, Bupati Cirebon, Muspida, dan Raja Se-Nusantara," paparnya.

Chaidir menjelaskan, PRA Luqman Zulkaedin sudah diberi amanat langsung oleh ayahnya yaitu almarhum Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat untuk menjadi sultan Keraton Kasepuhan berikutnya. Ia menilai, penunjukan Luqman ini sudah sesui dengan adat dan tradisi Keraton Kasepuhan Cirebon.

"Artinya ini tradisi yang sudah berjalan lama. (Penolakan itu) tidak akan berpengaruh apa-apa," pungkas dia.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement