5 Tewas dalam Kebakaran Toko di Surabaya, Risma Ingatkan Para Arsitek

INews.id, · Senin 31 Agustus 2020 18:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 31 519 2270395 5-tewas-dalam-kebakaran-toko-di-surabaya-risma-ingatkan-para-arsitek-naOlx3oBwX.jpg Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Foto: iNews

SURABAYA – Lima tewas akibat kebakaran toko elektronik di Jalan Krangggan, Surabaya. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyampaikan belasungkawa terhadap keluarga korban.

Lebih lanjur Risma juga memastikan bahwa proses pemadaman itu sudah sesuai dengan prosedur pemadaman kebakaran. Ia mengatakan saat kejadian, personel Pemadam Kebakaran (PMK) sudah datang tepat waktu. Sebab hanya dalam waktu lima menit mereka sudah tiba di lokasi kebakaran.

“Semua sudah sesuai prosedur. Mereka tidak sampai melebihi batas waktu maksimal tujuh menit yang telah ditetapkan,” katanya, Senin (31/8/2020).

Tak hanya itu, seluruh petugas, kata Risma juga sudah membawa peralatan lengkap, termasuk unit bronto skylife yang dapat menjangkau gedung tinggi.

Selain itu, 22 unit mobil pemadam kebakaran juga sudah dikerahkan sehingga kurang dari dua jam, api sudah berhasil dipadamkan.

“Jadi, sebenarnya ini bukan masuk dalam kategori kebakaran berat. Namun, karena asapnya yang tebal dan tidak ada sirkulasi udaranya, sehingga asapnya tidak bisa keluar,” kata mantan kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeko) Surabaya ini.

Baca Juga: Kebakaran Toko Elektronik Tewaskan 5 Orang, Polisi Ambil Sampel Alat Listrik

Karena itu, Risma berharap kebakaran maut yang terjadi pada Minggu 30 Agustus 2020 di Pasar Blauran tersebut dijadikan pelajaran, bahwa sirkulasi sebuah ruangan penting sekali.

“Makanya saya mengingatkan para arsitek dan kontraktor bangunan untuk selalu memperhatikan sirkulasi udara, karena kalau kejadiannya seperti ini sulit sekali,” ujarnya seperti dikutip dari iNews.

Diketahui, lima orang tewas akibat kebakaran hebat yang melanda bangunan toko elektronik di Kawasan Jalan Kranggan Surabaya, Jawa Timur, Minggu (30/8/2020) pagi. Kelima orang yang masih sekeluarga itu tewas terjebak akibat pintu sulit dibuka.

Kelima korban ditemukan terpencar. Satu orang ditemukan dekat panel listrik diduga tersengat listrik dan satu orang ditemukan di kamar mandi. Sementara tiga orang lainnya ditemukan di dalam kamar.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini