JAKARTA - Panglima Daerah Komando Militer Jaya/Jayakarta (Pangdam Jaya) TNI AD Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyebut provokator penyerangan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, atas nama Prada MI masih berada di rumah sakit.
Hingga saat ini Prada MI belum juga dapat memberikan informasi terkait hoax yang memicu pembakaran dan perusakan Mapolsek Ciracas karena dia masih menjalani perawatan.
"Yang bersangkutan masih dirawat, jadi belum stabil, sehingga belum bisa memberikan informasi," kata Dudung di Koramil 05 Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (2/9/2020).
Prada MI, kata Dudung mengalami luka di bagian kepala. Namun sayangnya, Dudung tidak menjelaskan lebih jauh apakah luka tersebut masuk ke dalam kategori ringan atau berat. "Luka gores dari sini, (kepala), karena kan jatuh dari motor," sambungnya.
Lebih lanjut, Dudung belum bisa menjelaskan ihwal motif Prada MI melakukan provokasi dengan menyebarkan berita hoax ke teman-temannya. Karena, sambungnya, penyelidikan dilakukan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Puspomad).
"Kalau Prada MI, jadi silahkan tanyakan ke Letjen Dodi Wijnarko (Danpuspomad) karena beliau yang mengusut," tegas jenderal bintang dua tersebut
Sekadar diketahui, Prada MI mengaku kepada rekan seangkatannya bahwa dia dikeroyok. Namun belakangan diketahui apa yang disampaikan Prada MI bohong.
Kronologi yang sebenarnya terjadi, anggota Satuan Direktorat Hukum Angkatan Darat itu mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda motor di sekitar Jalan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur. Lokasi kecelakaan tepat berada di dekat pertigaan lampu merah Arundina.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.