Heboh Babi Berpakaian Manusia, Pemilik: Pakai Baju Istri Saya

Era Neizma Wedya, iNews · Rabu 02 September 2020 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 02 340 2271526 heboh-bayi-berpakaian-manusia-pemilik-pakai-baju-istri-saya-pNg72NBHKc.jpg Babi dikenakan baju oleh Reno. Foto: Screenshoot video viral dari akun medsos Mulia Wijaya.

MURATARA - Kisah babi hutan yang bisa menangis dan tidak mau tidur kalau tidak diberi bantal dan selimut semakin hari semakin viral.

Orang yang datang langsung untuk melihatnya tidak hanya dari Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), namun berbagai daerah lain. Mereka berfoto bahkan mengambil video babi berpakaian manusia itu untuk di posting di media sosial.

Hingga Rabu (2/9/2020) semakin banyak warga yang datang untuk melihat babi yang viral tersebut. Padahal pihak Kemenang Kabupaten Muratara sudah memberikan imbauan untuk berhenti melihatnya secara langsung.

Reno (34) sang pemilik babi itu mengatakan dirinya bukanlah seorang pawang babi atau pemelihara babi. Ia adalah warga biasa yang sehari-hari bekerja menyadap karet.

Namun karena harga karet sangat murah seperti sekarang ini, ia terpaksa bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Baca Juga: Heboh! Babi Ini Tak Mau Tidur Tanpa Bantal dan Selimut

Di rumah berlantai semen dan berukuran 3x5 itu Reno tinggal bersama istrinya karena sampai sekarang belum dikaruniai anak. Dan diketahui juga bahwa Reno bukan asli Desa Karang Waru, Kecamatan Rupit, Muratara, tempat dirinya menemukan babi hutan tersebut.

Reno berasal dari Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas. Namun istrinya Sukmawati (28) memang merupakan warga asli Desa Karang Waru Kecamatan Rupit, Muratara.

Diceritakan Reno bagaimana awal ia diikuti babi hutan tersebut, bermula saat ia mengambil air di mata air dalam hutan tak jauh dari rumahnya. Pada saat akan pulang tiba-tiba babi itu muncul dan mengikuti langkahnya sampai tiba di rumah.

Bahkan babi itu sempat diusir dan diantar ke dalam hutan lagi, namun tetap saja mengikuti Reno ke rumah.

Baca Juga: Menjurus Syirik, Kemenag Minta Babi Hutan Menangis Dilepaskan

"Aneh tapi nyata, sudah saya usir balik lagi ikut saya dia. Anehnya itu karena ini babi hutan. Biasanya babi hutan itu kalau lihat manusia pasti lari atau kita yang diseruduknya," katanya.

Kemudian ia masuk ke dalam rumah dan meninggalkan babi itu di luar rumah. Setelah sudah cukup lama di dalam rumah, ia keluar lagi dan melihat babi masih ada depan pintu rumahnya.

“Awal saya pikir babi itu sudah pergi, ternyata begitu saya buka pintu babi itu masih di depan pintu, sedang tiduran sambil mengeluarkan air mata seperti menangis,” ungkapnya.

Akhirnya ia inisiatif memelihara babi hutan itu sampai sekarang. Reno juga menjelaskan babi itu tak bisa tidur tanpa bantal.

"Setiap malam kalau kita kasih bantal dan selimut baru mau tidur dia," ujarnya.

Bahkan babi itu juga kini diperlakukan seperti manusia dengan dipakaikan baju, celana, serta diberi makan nasi dan minum susu.

"Pakai baju istri saya, ada juga baju dikasih orang, makannya nasi, minum susu," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini