Saat beraksi, para pelaku mengambil sepeda yang berada di garasi rumah. Mereka dengan leluasa menggondol sepeda, sebab para pemilik kebanyakan tak menguncinya. Setelah itu, pelaku membawa hasil curian dengan menaiki pagar pembatas kluster.
"Diambil, lalu begitu keluar dari kluster dilempar atau dibawa melewati pagar. Alasan mereka mencuri sepeda karena lebih gampang ngambilnya daripada sepeda motor. Ini nggak dikunci waktu diambil," ucap Iman.
Satu pelaku yang merupakan otak pencurian, Sugeng, harus dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan saat ditangkap. Dua peluru petugas bersarang di bagian kakinya, dia pun sempat menjalani perawatan sebelum akhirnya dijebloskan ke dalam sel tahanan.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.