Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peristiwa 7 September : Tewasnya Munir

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Senin, 07 September 2020 |06:07 WIB
Peristiwa 7 September : Tewasnya Munir
Ilustrasi Munir (Dok. Okezone)
A
A
A

4. Aktivis HAM Munir Tewas Diracun

Munir Said Thalib merupakan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Indonesia. Pria keturunan Arab-Indonesia tersebut lahir di Malang, Jawa Timur, pada 8 Desember 1965 dan meninggal di Jakarta di dalam pesawat jurusan ke Amsterdam, pada 7 September 2004. Munir meninggal pada usia 38 tahun.

Jabatan terakhir Munir adalah Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Indonesia Imparsial. Saat menjabat Dewan Kontras, namanya melambung sebagai seorang pejuang bagi orang-orang hilang yang diculik pada masa itu. Saat itu dia membela para aktivis yang menjadi korban penculikan Tim Mawar dari Kopassus.

Berdasarkan catatan Wikipedia, Munir tewas karena diracun. Awalnya, tiga jam setelah pesawat GA-974 take off dari Singapura, awak kabin melaporkan kepada pilot Pantun Matondang bahwa seorang penumpang bernama Munir yang duduk di kursi nomor 40 G menderita sakit.

Munir terlihat bolak balik ke toilet. Pilot meminta awak kabin untuk terus memonitor kondisi Munir.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement