YOGYAKARTA – Akhlaqul Imam (18) diterima menjadi mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta lewat jalur Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB) meski mengalami gangguan penglihatan low vision.
Di balik kekurangan fisiknya akibat lahir prematur, dia memiliki banyak prestasi, salah satunya hafal Al Quran 30 juz.
“Saya lahir prematur dalam usia kandungan enam bulan 10 hari,” katanya beberapa waktu lalu.
Kondisi ini yang menjadikan pertumbuhannya tidak maksimal, salah satunya pada retina pembuluh darah yang menjadikan gangguan mata Retinopati Prematuritas (ROP).
Dia juga harus berada di dalam inkubator selama 50 hari, sehingga mempeparah kondisinya. Kini jarak pandang maksimal hanya 1,5 meter dan jarak baca lima sentimeter (cm).