Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dikunjungi Mahfud MD, Syekh Ali Jaber : Saya Biasa Panggil Guru, Enggak Bisa Menteri

Riezky Maulana , Jurnalis-Selasa, 15 September 2020 |10:03 WIB
Dikunjungi Mahfud MD, Syekh Ali Jaber : Saya Biasa Panggil Guru, Enggak Bisa Menteri
Syekh Ali Jaber dikunjungi Mahfud MD (Foto Twitter/Mahfud MD)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) menjenguk penceramah Syekh Ali Jaber yang menjadi korban penusukkan oleh orang tak dikenal di Bandar Lampung, Minggu 13 September 2020. Di sela-sela pertemuan tersebut, Syekh Ali Jaber sempat berkelakar bahwa dia tidak biasa memanggil Mahfud dengan sebutan menteri.

Syekh Ali Jaber menuturkan, dia biasa memanggil Mahfud dengan panggilan guru. Hal itu diketahui dalam rekaman pertemuan keduanya yang dibagikan oleh Kemenko Polhukam, Selasa (15/9/2020) pagi.

Pertemuan antara Syekh Ali Jaber dan Mahfud tampak berlangsung cair. Keduanya pun terlihat berbincang santai dan tak jarang diselingi tawa.

Mahfud mengenakan kemeja batik berwarna merah dengan corak tribal lengkap dengan masker dan peci. Sementara itu, Syekh Ali Jaber mengenakan jubah dan sorban putih, dengan penyangga lengan di tangan kanan yang berwarna biru.

"Saya berterima kasih karena Pak Menteri bisa bersilaturahim. Sebenarnya saya biasa manggil guru, enggak biasa panggil menteri," sebut Syekh Ali Jaber.

Baca Juga : Alami Penusukan, Syekh Ali Jaber: Saya Harap Umat Tenang

Baca Juga : Kemendagri Instruksikan Pemda Gelar Rakor Penegakan Sanksi Protokol Kesehatan

Kalimat yang keluar dari mulut Syekh Ali Jaber dibarengi dengan tertawa oleh keduanya. Dia pun mengabarkan kondisi terkininya sudah baik-baik saja dan merasa sangat dibantu oleh pihak aparat keamanan.

"Dan alhamdulillah kondisi saya membaik. Bahkan semenjak kejadian ini alhamdulillah saya mendapatkan perhatian dari aparat keamanan," tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Mahfud merasa mbersyukur bahwa Syekh Ali Jaber sudah dalam kondisi baik. Dia pun turut mendoakan agar Syekh Ali dapat segera berdakwah kembali.

"Alhamdulillah tadi saya membayangkan menengok Syekh Ali Jaber di tempat tidur, tapi ternyata sehat, alhamdulillah.

"Tentu saya atas nama pemerintah dan seluruh rakyat indonesia terutama umat Islam turut bersyukur dan turut mendoakan mudah-mudahan segera pulih kembali dan berkiprah membangun kehidupan rohaniyah yang lebih sehat bagi umat islam di Indonesia," katany melanjutkan.

Untuk diketahui, akibat peristiwa penusukan tersenut, tangan kanan Syekh Ali Jaber luka dan mendapatkan jahitan. Polres Kota Bandar Lampung sudah menetapkan Alpin Adrian pelaku penusukan sebagai tersangka. Dia dijerat dengan kasus penganiayaan berat.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement