Kerupuk Raksasa "Sorgum Dewa" Lahir dari Guyonan Ibu-Ibu

Sigit Dzakwan, iNews · Minggu 20 September 2020 07:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 20 340 2280652 kerupuk-raksasa-sorgum-dewa-lahir-dari-guyonan-ibu-ibu-MXvRigvNwN.jpg Foto: Sigit Dzakwan

KOTAWARINGIN BARAT - Kerupuk raksasa bernama “Sorgum Dewa” menjadi buah bibir masyarakat Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng). Ukurannya yang jauh lebih besar dari biasanya, yaitu panjang semua sisinya mencapai sekira 50 Cm.

Pembuatnya adalah ibu-ibu tim Penggerak PKK Desa Pangkalan Dewa, Kecamatan Pangkalan Lada.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Pangkalan Dewa, Roihatul Jannah mengatakan, ide pembuatan kerupuk Sorgum Dewa lahir dari suatu guyonan.

"Awal mula membuat kerupuk ini dari guyonan (candaan) untuk dipersembahkan kepada Pak Camat pada sebuah acara. Kita buat kerupuk yang ukurannya jumbo, ternyata dari guyonan itu malah mendapat respons baik," ujarnya beberapa waktu lalu.

Kerupuk Sorgum Dewa ini diolah oleh ibu ibu PKK Desa Pangkalan Dewa melalui Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Sekarang itu sudah menjadi usaha masyarakat setempat yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Meskipun terbilang baru, namun pesanan mulai banyak. Bahkan sudah mulai kewalahan untuk mengirim kerupuk raksasa tersebut ke sejumlah daerah.

Prosesnya menurut Roihatul memerlukan waktu dan cuaca. Karena jika tidak dijemur pada cuaca panas, maka kerupuk sulit untuk mengembang.

Untuk membuatnya, bahan-bahan yang harus disiapkan antara lain tepung tapioka, tepung Sorgum, bumbu sesuai selera, garam dan air secukupnya. Setelah menjadi adonan, kemudian dikukus. Setelah selesai baru dibentuk supaya bisa berukuran besar, lalu dijemur.

"Awalnya membuat kerupuk ini bingung mencari wajannya (tempat penggorengan) maklum karena ukurannya jumbo jadi harus memesan penggorengan jumbo juga,” Roihatul.

Saat ini untuk harganya jual dua kerupuk raksasa dipasarkan Rp55 ribu. Sedangkan yang ukuran normal harga relatif normal seperti kerupuk-kerupuk biasanya.

Baca Juga: 5 Sanksi Lucu Razia Masker, Peluk Tiang Telefon hingga Merenung di Kuburan

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini