Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 12 Rumah Hanyut

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Senin 21 September 2020 21:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 21 525 2281499 banjir-bandang-terjang-cicurug-sukabumi-12-rumah-hanyut-hxdZaTsYwx.jpg Banjir bandang terjang Cicurug, Sukabumi, Jabar. (Dok BNPB)

JAKARTA – Sebanyak 12 rumah di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, hanyut akibat banjir bandang yang menerjang wilayah tersebut pada Senin (21/9/2020) sore. Selain itu, puluhan rumah lainnya terendam banjir.

“Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB memonitor dua belas rumah hanyut saat banjir bandang terjadi di wilayah Kecamatan Cicurung hari ini. Perkembangan terkini pada pukul 20.30 WIB, tercatat puluhan rumah lainnya terendam air bercampur lumpur,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, dalam keterangan tertulis.

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, terdapat 12 rumah hanyut, 85 rumah terendam dan 1 mobil tersapu banjir bandang. Pihaknya masih melakukan pendataan kerugian materiil di lapangan. Sampai dengan informasi diterima, tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini.

“Sementara itu, beberapa wilayah di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang terdampak banjir bandang antara lain Desa Pasawahan (Kampung CIbuntu), Desa Cisaat (Kampung Cipari), Desa Mekarsari (Kampung Lio dan Nyangkowek), Desa Bangbayang (Perum Setia Budi),” tuturnya.

Ia mengatakan, BPBD Kabupaten Sukabumi menurunkan personel tim reaksi cepat (TRC) untuk melakukan penanganan darurat di lokasi terdampak.

Sebagaimana diketahui, hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya Sungai Citarik - Cipeuncit pada hari Senin (21/9), pukul 17.10 WIB, memicu kejadian ini.

Masyarakat diimbau tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi disertai petir atau kilat dan angin kencang di beberapa wilayah.

Untuk membangun kesiapsiagaan bersama, masyarakat dapat berpartisipasi untuk menginformasikan kepada warga lainnya terkait kondisi genangan di lokasi dengan pemanfaatan media sosial yang terkoneksi dengan petabencana.id. Masyarakat dapat memonitor informasi yang dikumpulkan dari warga yang telah melapor melalui tampilan di situs petabencana.id.

Baca Juga : Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 1 Mobil Hanyut

Media sosial yang dapat digunakan untuk melaporkan kondisi lapangan, seperti genangan dan tinggi muka air, antara lain dengan twitter, facebook dan telegram. Cara melaporkan melalui kanal media sosial dapat diakses pada tautan berikut https://youtu.be/rlPNGkhgVoQ.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini