Sebelumnya, pihak kepolisian telah mendatangi korban yang saat ini berada di Denpasar, Bali untuk meminta keterangan lebih lanjut. Alex menyebut aksi jemput bola itu sebagai bentuk pelayanan prima kepada korban dugaan tindak pidana. "Jemput bola kepada masyarakat sebagai pelayan prima kepada korban dugaan tindak pidana," pungkas Alex.
Dugaan pelecehan seksual di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta mencuat setelah salah satu pengguna Twitter bernama @listongs menceritakan kejadian yang dia alami. Tak hanya pelecehan seksual, tersangka yang diduga sebagai tenaga kesehatan itu juga melakukan pemalsuan dokumen dan juga pemerasan terhadap korban.
(Fahmi Firdaus )