"Jadi pelaku ini nggak mau mandi, katanya kalau mandi ilmunya hilang. Saat kita amankan pun juga nggak mau mandi, kemarin makanya masih sangat bau, dia menolak mandi katanya kalau mandi ilmunya hilang dan akan sakit," tuturnya.
Dari penuturan punya ilmu itulah lanjut Jeifson pelaku Atim memperdaya korban. Korban ini diperdaya dengan bisa mendatangkan samurai yang bila dijual harganya bisa berlipat-lipat.
Baca Juga : Dukun Gelapkan Rp18 M, Kapolres: Zaman Sekarang Berpikir Logis Saja
"Korban ini tak menyadari kalau dia sudah ditipu pelaku. Bahkan korban ini masih percaya sampai saat ini pelaku bukan kita amankan tapi korban percaya pelaku ini menghilang karena ilmunya. Sampai sekarang korban ini nggak mau pelaku diproses hukum, tapi anak korban ini yang melaporkan ke kami terkait adanya penggelapan uang ibunya," kata dia.
Kini pihaknya masih melakukan pendalaman terkait nominal kerugian yang berbeda antara korban dengan pelaku. "Jadi ada perbedaan selisih nominal kerugian uangnya, dari korban pengakuannya Rp 18 miliar, tapi pelaku ini mengaku hanya menerima uang Rp5 miliar dari korban," ujarnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.