Dukun Gelapkan Rp18 M, Kapolres: Zaman Sekarang Berpikir Logis Saja

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 23 September 2020 18:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 23 519 2282640 dukun-gelapkan-rp18-m-kapolres-zaman-sekarang-berpikir-logis-saja-sjlfU5TOBr.JPG Dukun gadungan ditangkap. Foto: Avirista

KOTA BATU - Kepolisian masih melakukan pendalaman terkait adanya korban lain penggelapan Rp18 miliar bermodus penggandaan uang oleh Atim Haryono yang mengaku sebagai dukun di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama mengatakan, pihaknya masih menyelidiki adanya korban lain mengingat pelaku telah beroperasi selama empat tahun belakangan ini.

"Pelaku ini sudah beroperasi empat tahun sejak tahun 2016. Sementara korbannya satu yang juga masih tetangganya. Kemungkinan adanya korban lain masih kami dalami," ucap Harviadhi Agung sesaat setelah rilis pada Rabu siang (23/9/2020) di Mapolres Batu.

Ia meminta kepada warga Kota Batu yang merasa tertipu oleh Atim Hariyono untuk tak segan melapor ke pihak kepolisian.

"Kami minta warga untuk melapor bila ada yang menjadi korban. Dengan terungkapnya modus penggandaan uang hari ini bisa jadi pembelajaran bahwa zaman sekarang berpikir logis saja, ritual - ritual modus seperti ini beberapa kali terjadi. Mudah - mudahan ini terakhir," timpalnya.

Baca Juga: Dukun Gadungan Gelapkan Uang Tetangga Rp18 Miliar, Begini Ceritanya

Sementara itu Kasatreskrim Polres Batu AKP Jeifson Sitorus pihaknya masih mengembangkan kasus penggelapan uang bermodus dukun penggandaan uang.

"Kami masih dalami lagi berapa nominal kerugiannya, masih kita cocokan antara keterangan korban dan tersangka, masih ada selisih antara laporan korban dan yang pengakuan pelaku ini. Untuk korban juga sementara masih satu orang. Tapi kami dalami terus karena pelaku Atim ini melakukan aksinya sejak 2016," tutur Jeifson.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya polisi mengamankan Atim Hariyono dan Sugeng warga Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Keduanya terlihat penggelapan uang milik tetangganya sendiri senilai Rp 18 miliar selama empat tahun.

Baca Juga: Ke Dukun karena Putus Cinta, Remaja 16 Tahun Malah Dicabuli 

Atim Hariyono yang berperan sebagai dukun berpura-pura bisa menggandakan uang, yang diberikan korbannya dengan modus memberikan samurai yang bila dijual diklaim harganya bisa mencapai berlipat-lipat.

Namun ternyata kedok tersebut hanyalah siasat Atim Hariyono guna menguasai kekayaan korbannya, yang kemudian oleh Atim uang tersebut diberikan ke Dugenh untuk sejumlah keperluan pribadinya.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini