Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Saat Kritis Bersimbah Darah, Ade Irma Suryani: Kenapa Ayah Ditembak?

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Jum'at, 25 September 2020 |14:32 WIB
Saat Kritis Bersimbah Darah, Ade Irma Suryani: Kenapa Ayah Ditembak?
Foto: wikipedia
A
A
A

Satu-persatu pasukan itu pergi meninggalkan Jalan Teuku Umar dengan membawa Pierre Tendean. Namun, suasana masih saja mencekam. Memperhatikan kondisi sekitar mulai nampak aman, Sunarti keluar rumah untuk menyelamatkan Ade Irma Suryani.

Sunarti dengan dibantu adiknya yang kebetulan juga berada di rumah tersebut keluar membawa Ade Irma Suryani. Mereka hendak menuju ke RSPAD Gatot Subroto. Sementara Yanti, ditinggal di rumah bersama nenek dan tantenya.

"Mamah harus cari bantuan, kamu tinggal dirumah saja sama nenek kamu, sama tante kamu," ujar Yanti sambil menangis menirukan ucapan ibunya.

Matahari mulai menampakkan sinarnya. Gelap berubah lambat laun menjadi terang. Tepat pukul 07.30 WIB, akhirnya datang bantuan. Yanti beserta yang ada di rumah tersebut dibawa ke RSPAD, Gatot Subroto.

"Baru setengah 8 saya dijemput, dibawa ke RSPAD. Terus saya melihat adik saya disitu, terus dia masih sempat bilang sama saya 'Kaka jangan menangis,' dia bilang," ucap Yanti sambil menahan haru.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement