Tak Kuat Menanjak, Bus Rombongan Peziarah Terguling

Agregasi Sindonews.com, · Minggu 27 September 2020 21:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 27 512 2284618 tak-kuat-menanjak-bus-rombongan-peziarah-terguling-QOYwmddn5P.jpg Bus yang mengangkut rombongan peziarah terguling lantaran tidak kuat menanjak (Foto : Sindonews)

REMBANG - Sebuah bus rombongan peziarah mengalami kecelakaan karena tidak kuat menanjak di selatan Desa Trenggulunan Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang, Minggu (27/9/2020) sekira pukul 12.30 WIB.

Menurut informasi yang dihimpun, di sekitar lokasi kejadian, bus mini berasal dari rombongan santri Pondok Pesantren Darul Hasanah Demak, akan ziarah kubur ke pusara makam temannya yang meninggal dunia beberapa waktu lalu, di Desa Trenggulunan.

Rombongan terbagi dalam 3 bus. Dari 3 bus itu, 1 bus berhasil masuk kampung, sedangkan bus ke-2 tidak kuat menanjak, kemudian mundur dan langsung terguling.

Muhammad Sahal, seorang warga Desa Trenggulunan, Kecamatan Pancur mengakui tanjakan masuk desa di sekitar perkebunan buah naga itu memang tergolong curam. Kebetulan sopir bus mini baru kali pertama masuk Desa Trenggulunan, sehingga tidak bisa menguasai kendaraan, manakala melintasi tanjakan tersebut.

“Kalau warga sini mungkin sudah biasa, tapi yang baru kali pertama lewat tanjakan itu, ya cukup berisiko. Apalagi muatan banyak. Ibaratnya harus ekstra waspada dan benar-benar siap dari bawah sebelum tanjakan,“ kata dia.

Muhammad Sahal mengatakan, usai kejadian, masyarakat bahu membahu menolong korban. Perkiraan bus mini diisi 20an orang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Sedikitnya, 5 orang mengalami luka lecet, 1 orang di antaranya agak parah. Kepala korban terluka, sehingga sempat dibawa ke Puskesmas Pancur, untuk menjalani perawatan.

Baca Juga : Kampung Adat Umbu Koba Terbakar, 1 Orang Tewas

“Infonya total penumpang 60-an orang, tersebar di 3 bus mini. Yang mengalami kecelakaan, kira-kira ya 20-an orang. Tadi 5 luka lecet, 1 di antaranya agak parah. Kepalanya bocor, lalu dibawa ke Puskesmas Pancur. Diinfuse sebentar, kemudian diperbolehkan pulang. Soalnya jam 4 Minggu sore ini rombongan mau balik ke Demak,“ kata Sahal.

Selain menolong korban, masyarakat juga turut membantu mengevakuasi bus mini yang terguling. Namun karena koplingnya putus, sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini