Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pertempuran di Nagorno-Karabagh Masuki Hari Kedua, Setidaknya 21 Tewas

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 28 September 2020 |20:42 WIB
Pertempuran di Nagorno-Karabagh Masuki Hari Kedua,   Setidaknya 21 Tewas
Foto: Kementerian Pertahanan Armenia.
A
A
A

Bentrokan tersebut telah memicu reaksi diplomatik. China mendesak kedua belah pihak untuk menahan diri.Rusia menyerukan gencatan senjata segera dan Turki mengatakan akan mendukung Azerbaijan.

 Di bawah hukum internasional, Nagorno-Karabakh diakui sebagai bagian dari Azerbaijan. Tetapi etnis Armenia yang merupakan mayoritas penduduk menolak Pemerintahan Azeri.

Mereka menjalankan pemerintahan mereka sendiri, dengan dukungan dari Armenia, sejak Nagorno-Karabakh memisahkan diri dari Azerbaijan dalam konflik yang meletus ketika Uni Soviet runtuh pada 1991.

 Meskipun gencatan senjata disepakati pada 1994, Azerbaijan dan Armenia sering saling menuduh melakukan serangan di sekitar Nagorno-Karabakh dan di sepanjang perbatasan Azeri-Armenia yang terpisah. Setidaknya 200 orang tewas dalam gejolak konflik antara Armenia dan Azerbaijan pada April 2016. Sedikitnya 16 orang tewas dalam bentrokan Juli.

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement