Rusia juga telah menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah para menteri luar negeri Armenia dan Azerbaijan untuk pembicaraan guna mengakhiri pertempuran yang meletus pada Minggu (27/9/2020), yang menghidupkan kembali konflik selama puluhan tahun atas wilayah kantong itu.
BACA JUGA: Dibayar Rp22,3 Juta oleh Turki, Pejuang Suriah Bantu Azerbaijan di Nagorno Karabagh
Nagorno-Karabagh diakui dunia internasional sebagai wilayah Azerbaijan, tetapi diperintah oleh etnis Armenia yang didukung Armenia.
Konflik meningkat pada hari Selasa ketika Yerevan mengklaim jet tempur F-16 Turki menembak jatuh salah satu pesawat tempur SU-25 di wilayah udara Armenia, menewaskan pilotnya. Turki dan Azerbaijan membantah klaim tersebut.
(Rahman Asmardika)