Puluhan Rumah Rusak & Satpam Terguling-guling, Polisi Selidiki Ledakan Tabung Nitrogen di Pontianak

Ade Putra, Okezone · Senin 05 Oktober 2020 16:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 05 340 2288715 puluhan-rumah-rusak-satpam-terguling-guling-polisi-selidiki-ledakan-tabung-nitrogen-di-pontianak-ucVm93UUcH.jpg Polisi penyebab ledakan tabung nitrogen di Pontianak. Foto: Ade Putra

PONTIANAK - Penyebab meledaknya tabung storage nitrogen liquid milik PT Bajasarana Sejahtera (BJS) di Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada Senin 5 Oktober 2020, pukul 03.00 WIB, sedang diselidiki kepolisian.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Komarudin meninjau langsung lokasi ledakan tersebut. "Satu orang terluka akibat ledakan tabung ini. Ini masih kita data, ada berapa warga terdampak," jelas Komarudin saat ditemui di lokasi kejadian, Senin siang.

Menurut Komarudin, insiden ledakan ini memang menghebohkan karena suaranya sangat kuat.

"Saat ini tim identifikasi masih mendalami penyebab ledakan. Kita akan libatkan laboraturium forensik untuk mendalami," jelasnya.

Baca Juga: Tabung Nitrogen Meledak di Pontianak, Puluhan Rumah Warga Rusak

Untuk kerugian materil, kata Komarudin, selain meluluh lantakkan bangunan dan peralatan di perusahaan yang berkantor di Jalan Antasari ini, juga merusak sedikitnya 40 rumah. Dua di antaranya rumah ibadah. "Ada rumah yang kacanya pecah. Ada bangunan yang retak. Kita masih mendata," terangnya.

Akian, seorang pelaksana harian di tempat kejadian mengatakan ledakan berasal dari salah satu tabung storage nitrogen cair di dalam pabrik. Saat kejadian, memang tidak ada aktivitas.

"Saya ditelefon satpam saat kejadian. Saat tiba di sini, kondisinya memang sudah seperti ini," ucapnya.

Dijelaskan Akian, pabrik tempart ledakan memiliki dua tabung storage yang sering digunakan, itu berisi oksigen dan nitrogen cair. Namun yang meledak itu adalah tabung nitrogen kosong.

"Tidak ada korban, cuma satpam yang terkena terguling-guling, ini lagi nunggu hasil rontgen," tutupnya.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini