Polda Jambi Ringkus 6 Pengedar Narkoba, Sabu Rp41 Miliar Diamankan

Azhari Sultan, Okezone · Senin 05 Oktober 2020 18:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 05 340 2288789 polda-jambi-ringkus-6-pengedar-narkoba-sabu-rp41-miliar-diamankan-WnDAyvnSG7.jpg Rilis pengungkapan penyelundupan 41 Kg sabu. Foto: Azhari Sultan

JAMBI - Polda Jambi bersama dengan Polres Muarojambi berhasil menggagalkan pengiriman narkoba jenis sabu-sabu 41 Kg dari dua kasus berbeda. Enam pelaku diamankan, namun satu di antaranya terpaksa ditembak hingga tewas lantaran berusaha melawan saat penyergapan.

Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi dalam rilisnya, menuturkan total 41 Kg sabu-sabu yang disita berasal dari dua kasus atau dua jaringan, yaitu jaringan internasonal dan jaringan antar provinsi.

Dari kasus jaringan internasional didapati barang bukti 31 Kg sabu dengan lima tersangka, sementara dari jaringan antar provinsi disita 10 Kg sabu dengan satu tersangka namun tewas ditembak.

Ia juga memperkirakan nilai sitaan mencapai Rp41 miliar. "Bila diperjualbelikan 1 Kg seharga Rp1 miliar, jadi totalnya mencapai Rp 41 miliar," sebut Firman.

Kapolda menambahkan, 5 orang kurir yang diamankan dibekuk di kawasan perkebunan sawit, RT 4, Desa Gelunggung, pada Rabu (30/9/2020) lalu. Kelimanya meliputi Rahmat (27), Zuhri (27), Ramadani (23), Frili Hary Saputra (21) dan Muhammad Daud Tanjung (19).

"Dari hasil pengembangan, kelima kurir tersebut mengaku diupah Rp620 juta atau Rp20 juta per Kg. Jadi kalau ditotal lebih dari setengah miliar, dan hasilnya mereka bagi berlima," tandas Firman.

Ia melanjutkan rencananya sabu akan dikirim ke Ibu Kota. "Rencananya akan dikirim ke wilayah Jakarta," tukas Firman.

Firman melanjutkan, untuk mengelabui petugas, sabu-sabu tersebut dikemas dalam 30 paket besar dengan menggunakan bungkus teh warna hijau merek Chinesa Tea.

Sementara berdasarkan pengembangan kasus jaringan antar provinsi, diketahui sabu dikirim dari Aceh. "Tersangka Agus," tuturnya.

Namun, dalam proses penangkapan, pelaku tersebut melakukan perlawanan kepada petugas sehingga ditembak hingga tewas. "Lantaran membahayakan petugas, selanjutnya dilakukan tindakan tegas dan terukur oleh petugas," tegas Firman. Ketika digeledah, petugas menemukan di badan pelaku satu pucuk senjata api rakitan.

"Ini kasus yang berbeda ya, dan TKP-nya masih di wilayah Muarojambi. Jadi kita gelar secara bersamaan saja," papar Firman didampingi Diresnarkoba Polda Jambi Kombes Pol Dewa Putu Gede Artha dan Kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto.

Meski dari jaringan yang berbeda, kemasan dari sabu-sabu tersebut tidak jauh berbeda, dibungkus plastik warna hijau, merek teh China. Saat ini seluruh barang bukti dan serta pelaku telah diamankan di Mapolda Jambi.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini