"Banyak sekali alumni-alumni Al Azhar di Indonesia yang juga mengembangkan konsep itu, seperti Quraish Shihab, Alwi Shihab, Mantan Gubernur NTB Zainul Majdi, mereka mengembangkan konsep Wasathiyah Islam di sini,” imbuhnya.
Konsep Wasathiyah di Indonesia sendiri, kata Mahfud, merupakan sebuah konsep negara yang membawa Islam ke dalam Ideologi Pancasila. Dengan begitu, negara melindungi para pemeluknya agar mereka dapat melaksanakan perintah agama tanpa harus saling bermusuhan satu dengan lainnya.
"Indonesia negara berdasar ideologi Pancasila tetapi membawa islam, di dalam Ideologi Pancasila, tidak ekstrim ke kanan tidak ekstrim ke kiri, dan bersifat inklusif. Negara memberikan perlindungan dan kebebasan kepada pemeluk agama untuk melaksanakan ajaran agamanya secara baik dan sejuk, tanpa bermusuhan antara satu dengan lainnya," ujarnya.
Selain membahas mengenai Islam moderat, ada banyak hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Di antaranya, bahasan mengenai penanganan terorisme, dan sejumlah kerjasama yang sudah berjalan, seperti kerjasama dalam bidang pendidikan dan juga juga ekonomi politik dan keamanan.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.