JAKARTA – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengakui, pihaknya mencegah terjadinya demonstrasi buruh di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta Pusat. Salah satunya langkah mengantisipasi hal itu dengan melakukan penyekatan di beberapa titik keberangkatan buruh dari luar menuju Jakarta.
"Ada beberapa titik (dari luar Jakarta) yang turun, tapi saat kami dekati dengan humanis, bisa tertangani," kata Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa (6/10/2020).
Yusri menjelaskan, penyekatan itu dilakukan agar massa tidak melanjutkan kegiatan aksi sebab hal itu bisa menyebabkan kerumunan massa yang rawan akan penularan virus corona.
"Karena dalam Pergub 88 diatur, kerumunan orang lebih dari lima kami bubarkan," tuturnya.
Yusri juga mengatakan, pihaknya tidak memberikan izin kepada buruh berunjuk rasa. Namun mereka tetap menyiagakan 9.236 personel gabungan guna mengantisipasi aksi tersebut.
"Ada 9.236 personel yang kita turunkan se-wilayah hukum Polda Metro Jaya secara gabungan antara TNI-Polri dan Pemda," kata Yusri.