Massa Mengamuk Robohkan Gerbang DPRD Jateng, 2 Terluka

Kristadi, iNews · Rabu 07 Oktober 2020 14:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 07 512 2289861 massa-mengamuk-robohkan-gerbang-dprd-jateng-2-terluka-8uLNTfY4iQ.jpg Demo buruh ricuh di depan DPRD Jateng. Foto: Kristadi

SEMARANG - Massa gabungan buruh dan mahasiswa berusaha menduduki kantor gubernur dan DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jateng) di Jalan Pahlawan Semarang, Rabu (7/10/2020).

Masa mengamuk dan menolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disahkan DPR RI. Mereka merobohkan gerbang DPRD lalu menduduku kantor wakil rakyat tersebut.

Pantauan di lapangan, dalam insiden ini 2 orang terluka usai tertimpa besi gerbang DPRD Jawa Tengah.

Pada awalnya massa ingin masuk ke kompleks Kantor Gubernur dan Kantor DPRD Jateng. Namun dihalangi oleh polisi dengan cara menutup dan mengunci gerbang.

Selanjutnya massa yang kecewa berusaha memanjat dan mendorong pagar pintu atau gerbang yang terbuat dari besi.

Sementara petugas yang berjaga berusaha menenangkan massa dan mengajak berdiskusi. Namun upaya itu gagal lalu massa semakin beringas dengan merobohkan gerbang utaman Kompleks Kantor Gubernur dan DPRD Jateng.

Baca Juga: Sayangkan Demo Ricuh, Wawali Bandung: Sampaikan Aspirasi Tak Perlu Merusak!

Akibatnya seorang petugas kepolisian dan seorang mahasiswa yang berdiri di samping pintu mengalami luka usai tertimpa besi gerbang tersebut. Keduanya pun dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Lebih lanjut amukan massa akhirnya dapat diredam setelah seorang anggota DPRD Jateng Bambang Eko menemui massa.

Baca Juga: Cegah Klaster Demo Buruh, Polisi Imbau Massa Patuhi Protokol Kesehatan

Di depan pengunjukrasa, iaberjanji akan menampung dan meneruskan aspirasi para pendemo. "Aspirasi dari panjenengan sudah kami terima, secapatnya hari ini akan kita bahas," ujar Bambang di lokasi.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini